Masohi — Upaya proaktif untuk memenuhi hak administrasi kependudukan terus digalakkan oleh pemerintah. Salah satunya adalah kolaborasi Ditjen Dukcapil dan Dinas Dukcapil Maluku Tengah dengan memberikan layanan langsung "jemput bola" di beberapa lokasi di Pulau Ambon.
Layanan ini dilaksanakan pada 5-9 Oktober 2025 dan dipimpin oleh Meilan Inggrit selaku Analis Kebijakan Ahli Muda Ditjen Dukcapil Kemendagri di beberapa titik layanan.
Meilan mengungkapkan bahwa lokasi pelayanan berpindah-pindah sebagai upaya menjangkau beragam masyarakat. Lokasi layanan berada di 4 titik berbeda, yaitu SMA Negeri 5 Maluku Tengah, SMK Negeri 5 Maluku Tengah, Kantor Camat Leihitu, dan Kantor Camat Leihitu Barat. "Kami memilih sekolah untuk mengakomodasi anak sekolah sebagai perekaman pemula dan di kantor kecamatan untuk mengakomodasi masyarakat yang lebih luas," terang Meilan.
Pelayanan ini pun dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Hal ini terlihat dalam 5 hari pelayanan, tidak tanggung-tanggung, "paling sore" seluruh pelayanan masyarakat selesai terlayani pukul 9 malam, bahkan ada yang selesai hingga pukul 2 dini hari selanjutnya.

Hal ini bukanlah tanpa sebab, mengingat Dinas Dukcapil serta pusat pemerintahan Maluku Tengah berada di Masohi (Pulau Seram) yang berbeda pulau dari Pulau Ambon sebagai lokus pelayanan kali ini. Masyarakat tentu menyambut baik dan mengungkapkan rasa terima kasihnya.
Salah satunya Farel, murid SMAN 5 Maluku Tengah, yang senang dengan adanya layanan adminduk di sekolahnya. "Kemarin ada informasi dari Bu Guru, kalau ada perekaman KTP-el di sekolah. Saya sangat senang dan berterima kasih karena tidak perlu jauh-jauh ke Masohi," ucap Farel sumringah.
Lebih lanjut, Meilan melaporkan bahwa total pelayanan sebanyak 6.415 permohonan masyarakat di sana berhasil dilayani. "Terlayani permohonan 1.862 perekaman KTP-el, 2.006 cetak KTP-el, 1.240 Kartu Keluarga, 7 Kartu Identitas Anak, 185 aktivasi IKD, 117 Surat Keterangan Pindah, 744 Akta Kelahiran, 203 Akta Kematian dan 51 Akta Perkawinan," urai Meilan.

Di tempat terpisah, Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi menegaskan bahwa komitmen pemerintah adalah melayani hak adminduk seluruh masyarakat di mana pun berada. "Karena layanan adminduk ini adalah dasar dari segala pemenuhan layanan publik masyarakat lainnya. Layanan jemput bola ini adalah bukti komitmen pemerintah hadir mempermudah masyarakat," tegas Teguh. Dukcapil***

Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar