Jakarta — Rotasi kepemimpinan di tubuh Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri resmi bergulir. Bertempat di Gedung C Lantai 4 Kantor Ditjen Dukcapil, Jakarta, Selasa (6/10/2026) malam, acara pisah sambut pejabat tinggi pratama berlangsung penuh kehangatan sekaligus menegaskan komitmen keberlanjutan pelayanan publik di bidang administrasi kependudukan.
Suasana emosional mewarnai penyerahan memori jabatan Sekretaris Ditjen (Sesditjen) Dukcapil dari Hani Syopiar Rustam kepada pejabat baru, Dian Andy Permana. Pada saat bersamaan, posisi Direktur Integrasi Data Kependudukan Nasional (IDKN) juga diserahterimakan dari Handayani Ningrum kepada Irvan Amirullah. Langkah ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi untuk menjawab tantangan tata kelola data kependudukan yang kian kompleks.
Mantan Sesditjen Dukcapil, Hani Syopiar Rustam, menyerahkan memori jabatan yang memuat rekam jejak kinerjanya selama hampir lima tahun. Ia melaporkan capaian penyerapan anggaran Ditjen Dukcapil pada periode 2021–2025 yang konsisten berada di angka 99 persen, kecuali pada tahun 2024.
Hani menambahkan, penguatan tata kelola finansial dan program strategis—termasuk optimalisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta program Pinjaman Hibah Luar Negeri (PHLN) dari Bank Dunia, berjalan dengan sangat baik. Ditjen Dukcapil juga berhasil meraih Kategori AA pada periode 2025–2026 serta meraih Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) Level 3 selama tiga tahun berturut-turut. “Selama 5 tahun kurang 17 hari, seluruh rangkaian kegiatan ini saya tuangkan dalam memori jabatan untuk memudahkan Pak Dian melanjutkan tugas,” ujar Hani.
Sesditjen Dukcapil yang baru, Dian Andy Permana, mengapresiasi capaian pendahulunya dan berkomitmen menjaga standar kinerja organisasi. “Ini prestasi yang luar biasa dari Pak Hani. Minimal saya harus bisa menyamai capaian ini. Saya siap memegang tongkat estafet dan mohon bimbingan Pak Dirjen serta dukungan dari seluruh jajaran,” kata Dian.
Kesan mendalam juga disampaikan mantan Direktur IDKN, Handayani Ningrum. Selama 1 tahun 5 bulan menjabat, ia turut mengawal penguatan infrastruktur data hingga pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Administrasi Kependudukan (Adminduk). “Kerja melayani data kependudukan adalah pelayanan jiwa per jiwa. Semoga apa yang kita usahakan menjadi amal jariyah,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur IDKN yang baru, Irvan Amirullah, menegaskan kesiapannya untuk langsung berakselerasi dalam memperkuat integrasi data kependudukan nasional. Mengutip filosofi kepemimpinan, ia mengingatkan pentingnya integritas dalam menjalankan amanah birokrasi. “Setiap masa ada orangnya, dan setiap orang ada masanya. Prinsip saya sederhana, bekerja yang benar dan jangan berurusan dengan hukum,” tegas Irvan.

Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi dalam arahannya, menggarisbawahi bahwa pergeseran jabatan merupakan hal wajar demi kepentingan institusi dan pengembangan karier Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, seluruh pejabat yang dilantik memiliki rekam jejak panjang dan kapasitas yang sudah teruji.
Teguh meminta seluruh jajaran segera merapatkan barisan dan menjadwalkan rapat pimpinan bersama formasi baru guna menghadapi tantangan pelayanan publik yang semakin dinamis. “Tantangan Dukcapil ke depan sungguh luar biasa. Untuk sukses, mari kita bekerja bersama. Apa yang sudah bagus harus makin bagus lagi,” pungkas Teguh. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar