Muara Teweh — Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, yang terus memperluas pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) melalui program jemput bola hingga menjangkau wilayah terpencil. Salah satunya diwujudkan melalui pelayanan di Kecamatan Gunung Purei pada 21–22 Juli 2026, yang memberikan berbagai layanan kependudukan secara langsung kepada masyarakat.
Pelayanan tersebut meliputi perekaman dan pencetakan KTP-el, penerbitan Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran, akta kematian, akta perkawinan, pemutakhiran data kependudukan, hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Tim Disdukcapil Barito Utara juga melakukan perekaman biometrik bagi siswa SMA sebagai bagian dari percepatan kepemilikan identitas kependudukan bagi pelajar.
Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil (Dafdukcapil) Ditjen Dukcapil Ahmad Ridwan menyampaikan apresiasi atas konsistensi Disdukcapil Barito Utara dalam menghadirkan pelayanan yang proaktif. "Ditjen Dukcapil mengapresiasi langkah Disdukcapil Kabupaten Barito Utara yang tidak menunggu masyarakat datang ke kantor pelayanan, tetapi justru menghadirkan layanan langsung ke kecamatan dan desa. Inilah semangat pelayanan adminduk yang sesungguhnya, yakni mendekatkan negara kepada masyarakat," ujar Ahmad Ridwan.
Menurutnya, pelayanan jemput bola merupakan strategi penting untuk memastikan seluruh warga, termasuk yang tinggal di daerah dengan akses terbatas, memperoleh hak yang sama atas dokumen kependudukan. "Dokumen kependudukan adalah pintu masuk berbagai layanan publik, mulai dari pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, hingga layanan perbankan. Karena itu, semakin dekat layanan diberikan kepada masyarakat, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan," katanya.
Ahmad Ridwan juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas data kependudukan melalui pemutakhiran data secara berkelanjutan. "Kami berharap setiap pelayanan jemput bola tidak hanya meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen, tetapi juga menghasilkan data kependudukan yang semakin valid, akurat, dan mutakhir sebagai fondasi perencanaan pembangunan dan pelayanan publik yang tepat sasaran," tambahnya.
Sementara itu, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menyampaikan apresiasi kepada jajaran Disdukcapil yang terus menghadirkan pelayanan hingga ke wilayah kecamatan. Menurutnya, pelayanan yang langsung menyentuh masyarakat merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memastikan setiap warga memperoleh hak atas dokumen kependudukan dengan mudah. "Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat guna memastikan setiap warga dapat memperoleh haknya atas dokumen kependudukan dengan mudah," ujar Shalahuddin.
Ia berharap program jemput bola terus dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh kecamatan agar cakupan kepemilikan dokumen kependudukan semakin meningkat.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Barito Utara Muhammad Hendra Erwirasyah menjelaskan, pelayanan jemput bola di Gunung Purei merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kepemilikan dokumen kependudukan yang lengkap dan valid. Kegiatan tersebut juga menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara.
Ditjen Dukcapil menilai praktik pelayanan jemput bola seperti yang dilakukan Disdukcapil Barito Utara merupakan contoh baik yang patut terus dikembangkan di berbagai daerah. Dengan menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, gratis, dan menjangkau hingga wilayah terpencil, pemerintah dapat memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam memperoleh hak identitas hukumnya sebagai dasar untuk mengakses seluruh layanan publik. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar