Bangkalan — Dirjen Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, bersilaturahmi ke Pendopo Bupati Bangkalan, Jumat (2/10/2026). Kedatangan Dirjen Dukcapil disambut hangat oleh Bupati Bangkalan Lukman Hakim, sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi pelayanan administrasi kependudukan dan pelayanan publik di Kabupaten Bangkalan.
Dalam kunjungan tersebut, Teguh Setyabudi didampingi Direktur Bina Aparatur Kependudukan dan Pencatatan Sipil Erliani Budi Lestari, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur Sufi Agustini, serta jajaran. Sementara itu, Bupati Lukman Hakim didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bangkalan Ismed Efendi beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Bangkalan.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Silaturahmi tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang semakin mudah, cepat, dan dekat dengan masyarakat.
Dukcapil memiliki posisi strategis sebagai fondasi berbagai pelayanan publik. Data kependudukan, khususnya Nomor Induk Kependudukan (NIK), menjadi basis penting dalam mendukung berbagai program pemerintah. Karena itu, penguatan kualitas data dan pelayanan administrasi kependudukan menjadi bagian penting dalam membangun layanan publik yang terintegrasi.

Penguatan pelayanan juga diarahkan hingga tingkat kecamatan. Pemerintah Kabupaten Bangkalan mendorong penambahan titik pelayanan dari 18 kecamatan, dengan rencana penambahan tujuh kecamatan. Langkah tersebut diharapkan semakin mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, sekaligus mempermudah akses warga terhadap dokumen kependudukan.
Transformasi digital turut menjadi perhatian melalui pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan penguatan ekosistem layanan berbasis NIK. Pengembangan layanan digital tersebut diarahkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat, termasuk dalam mengakses berbagai program perlindungan sosial.
Selain sektor perlindungan sosial, sinergi juga diarahkan pada sektor kesehatan melalui integrasi layanan administrasi kependudukan dengan rumah sakit dan puskesmas. Integrasi ini diharapkan dapat mempermudah penerbitan dokumen kependudukan, seperti akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA), melalui kolaborasi lintas sektor. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar