Wonogiri — Langkah progresif ditempuh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Barito Utara untuk mendongkrak kualitas pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) bagi warganya. Jajaran dinas tersebut melaksanakan kaji tiru (benchmarking) ke Disdukcapil Kabupaten Boyolali dan Wonogiri, Jawa Tengah, pada 20–22 Oktober 2026.
Pemilihan dua daerah ini bukan tanpa alasan. Boyolali dan Wonogiri dikenal memiliki rekam jejak tata kelola adminduk yang inovatif serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kepala Disdukcapil Barito Utara, Muhammad Hendra Erwirasyah, mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen kuat jajarannya dalam melakukan pembenahan berkelanjutan. Pihaknya ingin memastikan setiap warga Barito Utara mendapatkan pelayanan dokumen kependudukan yang cepat, mudah, dan transparan.
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, memberikan dukungan penuh atas inisiatif tersebut. Ia menilai kegiatan kaji tiru membuka ruang luas bagi perangkat daerah untuk menyerap praktik-praktik baik (best practices) yang terbukti sukses diterapkan di wilayah lain.
Semangat jemput bola dan adopsi inovasi ini sejalan dengan arah kebijakan nasional yang digelorakan oleh Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri. Pemerintah pusat terus mendorong dinas di daerah agar tidak cepat puas dan aktif membangun kolaborasi lintas wilayah.
Dirjen Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, menegaskan bahwa inovasi pelayanan publik di era digital menuntut birokrasi yang lincah, adaptif, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat. Menurutnya, studi tiru antardaerah adalah cara efektif untuk mempercepat transformasi mutu layanan adminduk di seluruh penjuru tanah air. "Kami mengapresiasi langkah proaktif Disdukcapil Barito Utara yang mau belajar langsung ke Boyolali dan Wonogiri. Administrasi kependudukan adalah jantung pelayanan dasar negara. Jika layanannya cepat, mudah, dan membahagiakan warga, maka kepercayaan publik terhadap pemerintah akan semakin kuat," ujar Teguh Setyabudi saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (31/10/2026).
Teguh juga mengingatkan agar hasil kaji tiru tersebut tidak sekadar menjadi dokumen laporan kunjungan. Ia mendorong jajaran Dukcapil di daerah untuk segera mengadaptasi dan memodifikasi inovasi yang dipelajari agar selaras dengan karakteristik geografis serta kebutuhan lokal di Barito Utara.
Melalui sinergi lintas daerah ini, Ditjen Dukcapil Kemendagri optimistis kualitas pelayanan publik di 'Bumi Iya Mulik Bengkang Turan' akan naik kelas. Negara hadir secara nyata memberikan kemudahan dokumen kependudukan bagi setiap warga tanpa terkecuali. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar