Leuwiliang - Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh mengajak semua pihak untuk membumikan Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA). Zudan menjelaskan, pelayanan administrasi kependudukan dengan output 24 dokumen kependudukan itu sangat penting untuk dimiliki, karena merupakan basis untuk mendapatkan pelayanan publik lainnya.
"Semua anak yang lahir harus punya akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak, bagi yang menikah harus punya akta kawin. Yang sudah 17 tahun harus memiliki KTP-el atau registrasi KTP digital," kata Dirjen Zudan di Desa Cibeber Dua, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/12/2022).
Di desa di kaki Gunung Salak itu Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Ditjen Dukcapil melakukan kunjungan kerja (Kunker) dan memberikan bantuan sosial serta pembinaan masyarakat.
.jpeg)
Untuk melayani masyarakat sekitar yang membutuhkan dokumen kependudukan, Ditjen Dukcapil Kemendagri bersama Dinas Dukcapil Kabupaten Bogor membuka posko layanan jemput bola adminduk seperti perekaman dan cetak KTP-el, registrasi KTP Digital, pencetakan Kartu Keluarga, KIA, akta kelahiran, akta kematian dan dokumen lainnya.
Hadir dalam acara Direktur Pendaftaran Penduduk David Yama; Direktur Pencatatan Sipil Handayani Ningrum; Direktur Pemanfaatan (FPD2K) AS Tavipiyono; dan Sahli Bidang Pemerintahan dan Polhukesra Kabupaten Bogor; Makmur. Juga dihadiri Plt. Kadis Dukcapil Jabar Indrastuti Chandra; Kadis Dukcapil Kabupaten Bogor Bambang Setiawan; Camat Leuwiliang Daswara Sulanjana; Kades Cibeber Dua Suarjo; Babinsa, anggota dan pengurus DWP Ditjen Dukcapil; DWP Kemendagri, serta hadirin warga masyarakat Desa Cibeber.
"Mari kita berikan pelayanan adminduk yang baik, dan kita bangun semua potensi Desa Cibeber Dua dengan menjadikan sebagai desa binaan secara berkelanjutan," kata Zudan memungkasi.
.jpeg)
Hingga Sabtu sore pukul 15.00, pelayanan adminduk di Kantor Desa Cibeber diberhasil melayani sebanyak 347 dokumen kependudukan. Jumlah ini terdiri perekaman KTP-el 119 pemohon, cetak KTP-el 134 keping, cetak akta lahir 47, cetak KIA 44, cetak KK 1, dan cetak akta kematian 2 pemohon.
Menurut Ketua DWP Ditjen Dukcapil Ninuk Triyanti Zudan, Kunker dilakukan untuk memperingati HUT DWP ke-23 sekaligus Hari Ibu ke-94.
"DWP ikut berperan meningkatkan kesejahteraan anggota masyarakat, sesuai dengan dengan program kerja kami di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya," kata Ninuk.
Di Desa Cibeber Dua tersebut, DWP sekaligus membuktikan kepeduliannya untuk memenuhi harapan masyarakat. Antara lain dengan memberikan penguatan dan bantuan sarana dan prasarana kepada PAUD Binaputra III.
DWP Ditjen Dukcapil juga memberikan bantuan makanan bergizi pada Posyandu Binaputra II dalam upaya untuk pencegahan stunting pada anak-anak balita. Kepada para lansia di Desa Cibeber, DWP tak lupa memberikan perhatian dan bantuan kepada Pos Pelayanan Lansia Terpadu (Poslindu).
Untuk membangun ketahanan pangan rumah tangga, DWP Dukcapil juga memberikan bantuan berupa bibit tanaman produktif, penanaman pohon, serta pelatihan home industri di desa penghasil durian, dan manggis kualitas ekspor ini.
"Kolaborasi ini program yang bagus, karena dengan DWP turun tangan maka angka stunting bisa semakin diminimalkan, masyarakat bisa memiliki dokumen kependudukan yang lengkap," kata Dirjen Zudan.
.jpeg)
Kades Cibeber Dua Suarjo tak dapat menyembunyikan kegembiraannya lantaran desanya menjadi target pembinaan dari DWP Dukcapil. "Banyak terima kasih ibu DWP Dukcapil. Walaupun desa kami jauh, Ibu Ninuk dan rombongan berkenan datang memberikan perhatian menyampaikan tali kasih melalui bantuan dan pembinaan. Insya Allah bantuan yang diberikan banyak bermanfaat bagi desa kami," kata Kades Suarjo.
Sementara itu, Penasihat DWP Kemendagri, Tri Tito Karnavian mengingatkan agar para anggota dapat melanjutkan perjuangan DWP dengan segala kondisi dan tantangan yang ada. "Saya juga ingin agar Dharma Wanita Persatuan Kemendagri terus meningkatkan segala sumber daya yang ada, berfungsi dan bermanfaat kepada anggotanya dan masyarakat di lingkungannya," tandasnya. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.