Bengkayang — Suasana kantor Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Rabu (15/4/2026), tampak ramai sejak pagi. Warga dari tiga kecamatan, yakni Sungai Raya, Sungai Raya Kepulauan, dan Capkala, memadati lokasi pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) yang digelar secara jemput bola, kolaborasi antara Ditjen Dukcapil dan Dinas Dukcapil Kabupaten Bengkayang.
Pelayanan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari, bahkan disiapkan hingga malam, menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki tantangan geografis seperti Kalimantan Barat.
Antusiasme warga terlihat jelas. Para remaja yang telah berusia 17 tahun berbondong-bondong melakukan perekaman KTP elektronik (KTP-el) untuk pertama kalinya. Di sisi lain, masyarakat juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mengurus berbagai dokumen pencatatan sipil, mulai dari akta kelahiran hingga dokumen kependudukan lainnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Bengkayang, H. Syamsul Rizal; Camat Sungai Raya, Juriat; serta jajaran Dukcapil dari berbagai daerah. Di antaranya Kadis Dukcapil Kota Singkawang, Darnila; Kadis Dukcapil Kabupaten Sambas, Wahidah; Plt. Kadis Dukcapil Kabupaten Mempawah, Sugiono; Plt. Kadis Dukcapil Kabupaten Bengkayang, Bernadeta; serta perwakilan Provinsi Kalimantan Barat, Domisius Sintan.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Bengkayang menegaskan pentingnya data kependudukan yang akurat, terutama di wilayah Kalimantan Barat yang luas, dan berbatasan langsung dengan negara lain.
Ia juga menyoroti tantangan terkait penduduk non permanen, serta pentingnya memastikan kebenaran elemen data sejak proses perekaman KTP-el. “Kita harus memastikan setiap data yang direkam benar dan akurat, karena data kependudukan menjadi dasar berbagai kebijakan pembangunan,” ujar Wabub Syamsul Rizal.
Sementara itu, Direktur Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil, Muhammad Farid, yang memimpin langsung Tim Ditjen Dukcapil, menyampaikan bahwa pelayanan jemput bola ini merupakan inisiatif yang difasilitasi oleh Dinas Dukcapil Kabupaten Bengkayang sebagai upaya memberikan kemudahan akses layanan kepada masyarakat.
“Masyarakat perlu memahami pentingnya dokumen kependudukan serta memberikan data yang benar. Pelayanan Dukcapil kini semakin mudah dan bisa diakses di berbagai tempat, namun tetap harus waspada terhadap praktik percaloan,” terang Farid.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memahami tahapan pelayanan adminduk agar dokumen yang dihasilkan sesuai dan akurat. "Kegiatan jemput bola ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan kesadaran dan kepemilikan dokumen kependudukan di masyarakat," pungkas Farid.
Plt. Kadis Dukcapil Kabupaten Bengkayang, Bernadeta, menyampaikan apresiasi atas dukungan dari tim pusat dan jajaran kecamatan dalam pelaksanaan kegiatan ini.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan semua pihak, sehingga pelayanan jemput bola ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Rencananya kegiatan jemput bola akan berlangsung pada 15 hingga 17 April 2026. Selain pelayanan langsung, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan briefing, sosialisasi, dan pemaparan dari Ditjen Dukcapil terkait peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan.
Melalui pelayanan jemput bola ini, Dukcapil kembali menegaskan komitmennya untuk hadir lebih dekat, memberikan pelayanan yang inklusif, serta memastikan setiap warga mendapatkan hak atas identitas kependudukan secara mudah, cepat, dan akurat. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar