Jakarta — Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri terus berupaya mendorong transformasi digital pelayanan publik, mempercepat pencapaian target nasional cakupan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), serta memberikan apresiasi atas kinerja daerah. Untuk itu, Dinas Dukcapil dengan persentase aktivasi aplikasi IKD tertinggi, berkesempatan meraih penghargaan prestisius berupa IKD Dukcapil Prima Award. Anugerah bergengsi tersebut sebagai wujud apresiasi Ditjen Dukcapil Kemendagri atas kinerja terbaik dan kerja keras jajaran Dinas Dukcapil provinsi dan kabupaten/kota.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian didampingi Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi menyerahkan IKD Dukcapil Prima Award kepada 10 Dinas Dukcapil kabupaten/kota terbaik, dalam ajang Rakornas Dukcapil dan Rilis Data Kependudukan Bersih Semester I Tahun 2026 di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (3/8/2026).
Sepuluh penerima penghargaan tersebut selengkapnya adalah: Dinas Dukcapil Kabupaten Kepulauan Seribu diterima Bupati Muhammad Fadjar Churniawan; Disdukcapil Kabupaten Wonogiri diterima oleh Kadisnya sendiri, Herdian; Dinas Dukcapil Kota Magelang diterima Kadis Sri Mulatsih; Sudin Dukcapil Kota Administrasi Jakarta Barat diterima Wali Kota Hj. Iin Mutmainnah; Sudin Dukcapil Kota Administrasi Jakarta Selatan diterima Wali Kota Syafrin Liputo.
Selanjutnya dari Dinas Dukcapil Kota Madiun diterima Kadis Dukcapil Agus Triono; Sudin Dukcapil Kota Administrasi Jakarta Timur diterima Wali Kota Munjirin; Disdukcapil Kota Surabaya diterima langsung Wali Kota Eri Cahyadi; Disdukcapil Kota Padang Panjang diterima Kadis Rudy Suarman; dan Disdukcapil Kota Parepare diterima Kadis Provinsi Sulawesi Selatan M. Iqbal S. Suhaeb. Kepada para pemenang, selain piagam penghargaan, diberikan pula hadiah berupa perangkat VSAT Starlink sebagai dukungan infrastruktur digital.

Mendagri Tito Karnavian mengatakan, penghargaan ini menjadi dorongan nyata bagi daerah untuk mempercepat transformasi digital. “IKD adalah fondasi digital public infrastructure. Dengan IKD, layanan pemerintah bisa lebih cepat, transparan, dan tepat sasaran. Saya berharap daerah lain menjadikan capaian ini sebagai motivasi,” ujarnya.
Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi menambahkan, “Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas kerja keras jajaran Dukcapil daerah. Aktivasi IKD bukan hanya target angka, tetapi bagian dari upaya membangun ekosistem data kependudukan yang terintegrasi untuk mendukung kebijakan nasional.”
Sementara, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, yang daerahnya termasuk penerima penghargaan, menyampaikan, keberhasilan aktivasi IKD di Surabaya adalah hasil kerja bersama hingga tingkat akar rumput. “Kami dorong warga beralih ke IKD karena ini memudahkan akses layanan publik dan mencegah penyalahgunaan data. IKD bukan sekadar aplikasi, tetapi jaminan keadilan sosial,” kata Eri.
Dengan penyerahan IKD Dukcapil Prima Award ini, pemerintah pusat menegaskan komitmen mempercepat digitalisasi layanan publik berbasis data kependudukan. Langkah ini diharapkan memperkuat integritas data nasional sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan modern. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar