Bogor — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Ditjen Dukcapil Kemendagri terus berupaya menebar kebaikan dan kebahagian, terutama pada peringatan hari besar keagamaan, khususnya pada Iduladha 1447 H. tahun ini. Kegiatan dipimpin Ketua Bidang Ekonomi, Ibu Sari Muhammad Nuh mewakili Ketua DWP Dukcapil, Ibu Ika Teguh Setyabudi, didampingi Wakabid. Ekonomi Ibu Aditya Farid.
Keduanya memimpin rombongan ibu-ibu DWP dalam kegiatan penyerahan hewan kurban di Pesantren Al Qomariah, Kampung Sindang Pala, Desa Cibening, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Selasa (26/5/2026).
Dalam kesempatan penuh kehangatan itu, DWP Ditjen Dukcapil menyerahkan seekor sapi sebagai hewan kurban kepada pimpinan pesantren, Ustaz Helmi. Selain sapi, DWP juga memberikan bantuan berupa beras, makanan, dan kue-kue untuk para santri.
Ibu Sari Muhammad Nuh atas nama DWP Ditjen Dukcapil menyampaikan, kegiatan ini merupakan tradisi tahunan yang selalu dilaksanakan menjelang Iduladha. “Melalui penyerahan hewan kurban ini, kami ingin meneguhkan kepedulian sosial, solidaritas kemanusiaan, sekaligus wujud rasa syukur atas nikmat Allah SWT. Semoga kurban ini membawa keberkahan bagi para santri dan masyarakat sekitar,” ujar Ibu Sari.
Selanjutnya, Ibu Aditya Farid, urun menyampaikan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara DWP Dukcapil dengan masyarakat. “Iduladha mengajarkan kita tentang keikhlasan dan berbagi. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan santri sekaligus memperkuat semangat kebersamaan,” ungkap Aditya Farid.

Pimpinan Pesantren Al Qomariah, Ustaz Helmi, menyampaikan apresiasi atas kepedulian DWP Dukcapil. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Hewan kurban dan paket makanan ini tentu sangat bermanfaat bagi para santri. Semoga Allah SWT membalas kebaikan ibu-ibu DWP dengan pahala berlipat,” kata Ustaz Helmi.
Kegiatan penyerahan hewan kurban ini menjadi bagian dari komitmen DWP Ditjen Dukcapil untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam momen-momen keagamaan yang sarat makna. Setiap tahun, DWP Dukcapil berupaya menjaga tradisi ini sebagai bentuk nyata kepedulian dan rasa syukur, sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat di berbagai daerah. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar