Manado — Identitas Kependudukan Digital (IKD) kini juga menyentuh kalangan petugas kepolisian. Lebih dari 150 anggota Polresta Manado mengaktifkan IKD dalam kegiatan yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Manado, Selasa (6/10/2026). Langkah ini sekaligus mendorong polisi untuk ikut mengenalkan dan memperluas pemanfaatan identitas digital di tengah masyarakat.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi pada apel pagi. Kepala Dinas Dukcapil Kota Manado, Erwin S. Kontu, menjelaskan manfaat IKD serta pemanfaatannya dalam mengakses layanan administrasi kependudukan melalui telepon seluler. “Dengan IKD, identitas kependudukan sudah tersimpan secara digital di dalam ponsel dan dapat digunakan sesuai kebutuhan,” ujar Erwin.
Menurut Erwin, anggota kepolisian memiliki posisi strategis untuk membantu memperluas penggunaan IKD. Polisi bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam berbagai tugas pelayanan dan kegiatan di lapangan. Karena itu, anggota yang telah mengaktifkan IKD diharapkan tidak berhenti pada penggunaan pribadi.
Dukcapil Kota Manado juga mendorong anggota Polresta Manado menjadi agen perlindungan sosial (perlinsos). Peran itu antara lain mengenalkan IKD kepada warga, mendorong masyarakat melakukan aktivasi, serta mengarahkan warga yang membutuhkan layanan administrasi kependudukan ke Dukcapil.
Petugas Dukcapil Kota Manado melayani aktivasi IKD secara langsung mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WITA. Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Yudo Hermanto turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dukcapil Kota Manado mengapresiasi dukungan Polresta Manado dalam mempercepat pemanfaatan identitas kependudukan digital.
Perluasan aktivasi IKD, kata Erwin, akan terus dilakukan di berbagai lokasi. Upaya tersebut diharapkan membuat semakin banyak warga Kota Manado memiliki identitas digital dan mengenal manfaatnya dalam mendukung layanan publik.
Anggota kepolisian yang telah memiliki IKD juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat. Edukasi dari petugas yang sehari-hari berinteraksi dengan warga dinilai dapat membantu mengenalkan perubahan layanan adminduk dari dokumen fisik menuju layanan digital.
Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Teguh Setyabudi mengapresiasi langkah Dukcapil Kota Manado dan Polresta Manado tersebut. Ia menekankan bahwa percepatan digitalisasi adminduk membutuhkan kolaborasi banyak pihak, termasuk aparat yang memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat. “Semakin banyak pihak yang ikut mengenalkan dan memanfaatkan IKD, semakin cepat pula masyarakat memahami bahwa identitas digital merupakan bagian dari transformasi layanan publik. Karena itu, kami mendorong kolaborasi seperti ini terus diperluas agar IKD semakin dekat dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Teguh. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar