Kandangan - Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Dukcapil Kemendagri), Prof. Zudan Arif Fakrulloh, mengatakan stok blangko KTP-el dalam keadaan yang cukup dan telah terdistribusi. Masyarakat yang KTP-el nya belum tercetak, diminta segera menghubungi Dinas Dukcapil setempat.
Hal itu ia sampaikan di sela-sela acara Launching GISA (Gerakan Indonesia Sadar Adminduk atau Administrasi kependudukan) di Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (04/03/2020). Turut hadir di acara tersebut, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dan Bupati Hulu Sungai Selatan, Achmad Fikry.
“(Stok) blangko terpenuhi. Untuk itu dalam rangka membangun kesadaran Adminduk, masyarakat yang KTP-elnya belum selesai segera menghubungi Dinas Dukcapil. Jangan hanya ke Kecamatan,” himbaunya.
Hal itu disebabkan karena rata-rata kecamatan di Indonesia belum memiliki printer sehingga belum bisa melakukan pencetakan KTP-el.
“Jangan hanya di Kecamatan karena kalau di Kecamatan rata-rata Kecamatan di Indonesia belum bisa mencetak KTP-el karena belum punya printer,” jelasnya.
Khusus untuk di Kalimantan Selatan, tambah Zudan, seluruh Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten/Kota telah berkomitmen untuk menuntaskan pencetakan KTP-el di Bulan Maret ini.
“Bulan Maret ini semuanya selesai. KTP-el yang sudah bisa dicetak akan dicetak, mulai dari data yang sudah PRR (print ready record) hingga yang masih mengantongi Suket (Surat Keterangan) pengganti KTP-el,” rincinya.
Untuk itu, ia menghimbau agar masyarakat juga turut pro-aktif membangun kesadaran adminduk. Apalagi, Dukcapil di bawah komandonya telah melahirkan banyak inovasi.
“Kita berikan kemudahan untuk membuat KTP-el, KK (Kartu Keluarga) juga pindah penduduk tidak perlu lagi pengantar RT/RW karena data kita sudah terkoneksi secara nasional,” paparnya.
“Yang lahir atau meninggal di rumah sakit (untuk mengurus akta kelahiran dan akta kematian) juga tidak perlu pengantar RT/RW. Cukup surat keterangan dari rumah sakit, kecuali yang lahir atau meninggal di rumah,” tutupnya. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.