Jakarta — Lapangan Tenis BPSDM Kemendagri menjadi saksi bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 tak hanya diwarnai upacara dan lomba rakyat, tapi juga aksi sportivitas dari para pejabat dan pegawai Ditjen Dukcapil.
Hal itu tampak pada lomba tenis lapangan yang digelar Panitia BPSDM Kemendagri sebagai bagian rangkaian lomba 17-an, Jakarta, Senin (11/08/2025).
Dari Ditjen Dukcapil, tampak wajah-wajah familiar yang melepas sejenak rutinitas administrasi untuk berganti seragam olahraga.
Salah satu atlet tenis yang menjadi sorotan adalah Direktur Integrasi Data Kependudukan Daerah (IDKD), Agus Irawan. Ia dikenal sebagai penggemar tenis, yang selalu tampil penuh semangat di tengah lapangan.

Agus pun menyapa peserta lain dengan senyum lebar. Dia berpasangan dengan Mensuseno dari Direktorat IDKN yang juga memiliki hobi tenis.
Pada set awal pertandingan, Agus Irawan tiba giliran memukul bola. Gerakan keduanya kompak, diiringi sorakan dukungan dari suporter di pinggir lapangan.
Pertandingan sendiri berlangsung santai, namun penuh sportivitas. Format ganda membuat semua peserta berkesempatan berpasangan dengan rekan berbeda, mempererat hubungan lintas unit.
Di sela teriakan “out” dan “good ball”, tawa pecah saat ada pemain yang terlalu bersemangat memukul bola hingga melambung ke luar lapangan. Semua tertawa, termasuk sang pemain yang jadi bahan candaan sore itu.
Tak hanya Agus dan Mensuseno, rekan-rekan Direktorat IDKD juga turut memeriahkan. Zefanya, salah satu staf Agus, menyemangati langsung dari pinggir lapangan. “Ayo, Pak Dir, smash-nya mantap!” serunya sambil bertepuk tangan.
Nama-nama seperti Kasubdit Monev Mohammad Priyono; AA Azhari; Muliyadi; Martina dan lainnya juga tercatat memberikan dukungan, dengan hadir langsung maupun lewat grup WhatsApp kantor.
Ucapan selamat dan semangat membanjiri grup WA staf IDKD setelah Agus Irawan dan timnya menutup pertandingan. “Selamat Pak Dir, tetap bugar, tetap semangat,” tulis salah satu staf disertai emoji bendera merah putih.
“Sehat itu penting, apalagi kalau dilakukan bersama-sama. Ini bukan sekadar olahraga, tapi mempererat persaudaraan,” ujar Agus usai pertandingan.
Bagi yang tidak bisa hadir langsung, siaran foto dan video singkat dari rekan di lapangan menjadi hiburan tersendiri. “Walau di kantor, rasanya ikut juga semangatnya,” kata seorang pegawai yang memilih standby di meja kerja sambil memproses dokumen pemanfaatan data kependudukan.
Bagi Ditjen Dukcapil, momen ini adalah cara menjaga kesehatan fisik sekaligus merawat kekompakan tim. “Kalau kompak di lapangan, pasti kompak juga di pekerjaan,” celetuk seorang peserta.
Selesai pertandingan, sesi foto bersama menjadi penutup. Tidak ada trofi mewah, namun semangat kebersamaan dan rasa bangga sebagai bagian dari keluarga besar Kemendagri terpancar di setiap senyum.
Dan di Lapangan Tenis BPSDM hari itu, kemerdekaan dirayakan bukan hanya lewat bendera yang berkibar, tetapi juga lewat ayunan raket, kerja sama tim, dan tawa yang menyatukan. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar