Jakarta — Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi, memimpin rapat Komite Pengawasan Penguatan Administrasi Kependudukan dan Identitas Digital (ID Digital), di Jakarta, Jumat (26/6/2026). Forum ini menjadi momentum evaluasi pelaksanaan program sekaligus memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan agar implementasi program berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi.
Rapat dihadiri perwakilan Inspektorat Jenderal Kemendagri, BSSN, BPKP, Kejaksaan Agung, LKPP, Kementerian PPN/Bappenas, dan Bareskrim Polri. Sementara Dirjen Dukcapil didampingi Direktur IDKD Agus Irawan, Direktur BAKPS Erliani Budi Lestari, dan Direktur PIAK Muhammad Nuh Al Azhar serta jajaran. Kehadiran lintas kementerian dan lembaga tersebut menunjukkan kuatnya sinergi pengawasan dalam mendukung percepatan transformasi digital administrasi kependudukan.
Rapat membahas perkembangan pelaksanaan Program ID Digital periode 2023–2027, termasuk strategi percepatan pengadaan dan penyesuaian pembangunan infrastruktur pusat data. Salah satu opsi yang dibahas adalah optimalisasi skema colocation sebagai secondary data center, serta pengadaan Automated Biometric Identification System (ABIS) dengan mengedepankan efisiensi, spesifikasi terbaik, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

Teguh turut meminta dukungan seluruh anggota Komite Pengawasan untuk berkolaborasi melakukan percepatan penyelesaian berbagai proses strategis, mulai dari harmonisasi regulasi, percepatan clearance, hingga penguatan tata kelola pengadaan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar seluruh tahapan proyek dapat berjalan tepat waktu tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian dan mitigasi risiko.
Menutup rapat, Teguh menyatakan, keberhasilan Program ID Digital tidak semata diukur dari besarnya anggaran yang terserap, melainkan dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat. "Yang terpenting bukan sekadar membelanjakan anggaran, tetapi memastikan setiap rupiah memberikan manfaat nyata melalui layanan administrasi kependudukan yang semakin modern, aman, dan tepercaya," pungkasnya. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar