Gresik — Setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri, di Kabupaten Gresik digelar acara unik Kontes Bandeng Kawak sebagai bagian dari tradisi Pasar Bandeng Gresik. Tradisi tahunan ini merupakan kompetisi membudidayakan ikan bandeng berukuran jumbo (kawak) dengan kualitas terbaik.
Selain sebagai ajang apresiasi bagi petambak lokal, ikan pemenang kontes akan dilelang dengan harga tinggi. Tradisi ini bertujuan melestarikan budaya, meningkatkan ekonomi sektor perikanan, serta mempererat silaturahmi antarwarga Gresik.
Di ajang hajatan besar itu, Dinas Dukcapil Kabupaten Gresik tak mau ketinggalan pastisipasinya. Disdukcapil pimpinan Kadis Muhammad Hari Syawaludin ini dengan sigap membuka layanan administrasi kependudukan (adminduk) langsung di lokasi acara Kontes Bandeng Kawak pada 16–17 Maret 2026, yang setiap tahun menjadi pusat keramaian masyarakat Gresik menjelang Lebaran.
"Kehadiran layanan ini menjadi bagian dari program jemput bola untuk memudahkan masyarakat mengurus dokumen kependudukan di tengah kemeriahan tradisi tahunan Pasar Bandeng Gresik," kata Kadis Syawaludin saat dihubungi, Jumat (20/3/2026).
Layanan adminduk yang diberikan berupa pengurusan dokumen kependudukan darurat, pengecekan data, dan konsultasi langsung tersedia di booth khusus yang didirikan di area Kontes Bandeng Kawak. Program ini bertujuan memberikan pelayanan cepat, mudah, dan dekat tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil.
"Tujuan utama adalah memastikan masyarakat tetap dapat mengakses layanan adminduk meski di tengah kesibukan tradisi, sekaligus mendekatkan pelayanan publik agar lebih inklusif dan responsif," tambah Kadis Syawal.
Disdukcapil menghadirkan booth layanan portabel dengan petugas siaga di lokasi acara. Masyarakat bisa langsung mengurus dokumen kependudukan yang hilang, rusak, atau mendesak tanpa harus menunggu kantor reguler buka kembali. Sebagai informasi, layanan fisik di Mal Pelayanan Publik (MPP) Gresik tutup selama libur Lebaran 18–24 Maret 2026 dan akan beroperasi kembali pada 25 Maret 2026.
Secara terpisah Direktur Dafdukcapil, Muhammad Farid menyatakan, sangat mendukung layanan adminduk yang mendekati masyarakat, apalagi di tengah festival budaya yang ramai didatangi masyarakat.
“Inovasi layanan di lokasi acara budaya seperti ini menunjukkan bahwa Dukcapil tidak hanya hadir di kantor, tetapi juga dekat dengan masyarakat. Sinergi ini diharapkan menjadi contoh pelayanan publik yang adaptif dan responsif,” kata Direktur Farid.
Dengan hadirnya layanan adminduk di Kontes Bandeng Kawak, Disdukcapil Gresik tidak hanya menyemarakkan tradisi budaya, tetapi juga memperkuat komitmen pelayanan publik yang cepat, mudah, dan dekat dengan masyarakat. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar