Pangkalan Kerinci - Ditjen Dukcapil terus berupaya memberikan kejelasan identitas dan status bagi penduduk rentan layanan administrasi kependudukan (adminduk). Kali ini bersama Dinas Dukcapil Kabupaten Pelalawan, Tim Jemput Bola Ditjen Dukcapil bergerak untuk melayani adminduk kepada sejumlah penduduk yang menempati kawasan hutan negara di dekat Taman Nasional Tesso Nilo, Selasa (15/10/2024).
Kegiatan Jemput Bola (Jebol) untuk perekaman KTP-el dan layanan adminduk lainnya merupakan implementasi Permendagri No. 96 Tahun 2019 tentang Pendataan dan Penerbitan Dokumen Kependudukan bagi Penduduk Rentan Administrasi Kependudukan.
Pelaksanaan kegiatan jemput bola di Desa Bukit Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, berlangsung pada Selasa (16/10/2024) dipimpin oleh Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Pelalawan, Kiki Syamputra. Tim Jebol Ditjen Dukcapil sendiri terdiri 7 orang yang diketuai oleh Walter Edward Malau selaku Wakil Ketua Tim Pindah Datang Penduduk pada Direktorat Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil, Ditjen Dukcapil.
Perjalanan ke Desa Kesuma dari Dinas Kabupaten Pelalawan ditempuh kurang lebih sekitar 4 jam dengan akses jalur yang cukup ekstrem melewati perkebunan sawit. Namun semua lelah seolah terbayar lunas demi melihat begitu antusiasnya masyarakat yang mendiami dekat kawasan hutan negara itu berduyun-duyun hadir mengurus dokumen kependudukan yang mereka perlukan.
"Kegiatan jemput bola untuk penduduk rentan adminduk yang mendiami kawasan hutan negara ini agar masyarakat bisa memperoleh haknya sebagai warga negara yang mempunyai identitas kependudukan," kata Kadis Dukcapil Pelalawan Kiki Syamputra.
Edward Malau menambahkan, kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan setiap warga mendapatkan dokumen kependudukan yang paling mereka butuhkan termasuk KTP-el, kartu keluarga, dan akta kelahiran.
"Ini sebagai bentuk tanggung jawab kami melayani masyarakat yang membutuhkan dokumen kependudukan di wilayah rentan adminduk bersama Dukcapil Pelalawan. Dokumen adminduk ini merupakan dasar bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik," kata Walter.
Dari Jakarta, Direktur PIAK Handayani Ningrum berharap, tim yang berangkat dapat memberikan pelayanan yang maksimal dan memudahkan masyarakat. "Kita lihat lokasi ini memiliki jarak yang jauh dari pusat pemerintahan Pelalawan, sehingga layanan jemput bola ke masyarakat ini pasti akan sangat membantu," kata Direktur Ningrum.
Handayani Ningrum menyatakan, banyak masyarakat yang masuk kategori rentan Adminduk. "Mereka yang hidup di hutan tanah negara yang harus mendapatkan dokumen kependudukan yang beralamat di sekitar hutan tanah negara tersebut," kata Ningrum.
Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi juga menaruh harapan besar kepada tim yang berangkat ke Pelalawan, agar pelayanan dapat diberikan dengan seluruh kemampuan yang ada dan menyelesaikan masalah yang menghadang.
Pada kegiatan jemput bola di Desa Bukit Kesuma, Ditjen Dukcapil dan Dinas Dukcapil Kabupaten Pelalawan berhasil menerbitkan 1.427 dokumen kependudukan termasuk penerbitan KK, NIK WNI, Kartu Identitas Anak (KIA) dan perekaman serta pencetakan KTP-el. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar