Tegal — Jalan Pancasila, Minggu (12/4/2026) pagi itu terasa meriah. Udara sejuk bercampur antusiasme warga yang berkumpul, mengenakan pakaian adat atau batik Tegal, menyambut puncak peringatan Hari Jadi Kota Tegal ke-446 dengan penuh kebanggaan.
Dengan tema “Tegal Tangguh, Pantang Ngangluh”, perhelatan ultah kota berlangsung istimewa: seluruh prosesi menggunakan Bahasa Tegal, bahasa ibu yang menjadi identitas kebanggaan masyarakat lokal.
Suasana khidmat semakin terasa ketika unsur Forkopimda Kota Tegal menyerahkan KTP-el kepada para remaja Gen Z yang tepat berusia 17 tahun pada hari jadi kota tercinta.
Momentum ini menjadi kenang-kenangan bersejarah: Anak-anak centennials menerima identitas kependudukan pertama mereka di Taman Pancasila, bertepatan dengan ulang tahun kota.
Penyerahan KTP-el kepada Gen Z ini sebagai simbol regenerasi. Anak muda yang lahir di era digital kini resmi menjadi warga dewasa, siap berkontribusi bagi kota.
Tak berhenti di sana, kebahagiaan juga hadir di ruang bersalin RS Islam Harapan Anda. Seorang bayi mungil bernama Naymira Elzania Achmad, putri pasangan Achmad Wibowo dan Medina Farid, lahir tepat di hari jadi Kota Tegal.

Walikota Dedy Yon Supriyono, didampingi Sekda Agus Dwi Sulistyantono beserta istri masing-masing, menyerahkan dokumen kependudukan lengkap berupa akta kelahiran, KK, dan KIA. Sebuah simbol bahwa dari lahir hingga dewasa, Dukcapil hadir mendampingi warga.
“Hari Jadi Kota Tegal bukan hanya perayaan sejarah, tetapi juga momentum untuk meneguhkan pelayanan publik. Penyerahan KTP-el kepada anak-anak Gen Z dan dokumen kelahiran bagi bayi yang lahir hari ini adalah bukti nyata bahwa Dukcapil hadir di setiap fase kehidupan warga Tegal,” ujar Walikota Dedy Yon Supriyono.
Plt. Kadis Dukcapil Kota Tegal, Yudi Arianto, menambahkan pihaknya ingin memastikan bahwa administrasi kependudukan tidak sekadar dokumen, tetapi bagian dari perjalanan hidup masyarakat. "Dari lahir, tumbuh dewasa, hingga berkontribusi bagi kota, Dukcapil selalu siap melayani.”
Dari Jakarta, Direktur Dafdukcapil, Muhammad Farid, memberikan apresiasi terbaiknya. “Inovasi Kota Tegal ini patut dicontoh. Dukcapil hadir dengan cara yang humanis, menyatu dalam perayaan budaya dan sejarah kota. Ini sejalan dengan semangat nasional bahwa pelayanan administrasi kependudukan harus dekat dengan rakyat,” kata Direktur Farid. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar