Jakarta - Indonesia sedang mengalami transformasi digital yang luar biasa di berbagai sektor, termasuk perbankan.
Menurut Presiden Direktur Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudaja, peran Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri sangat vital membangun digital public infrastructure (DPI) melalui Identitas Kependudukan Digital (IKD). "Data kependudukan yang terdapat pada IKD ini sangat relevan meningkatkan kualitas layanan digital perbankan," kata Parwati pada acara layanan administrasi kependudukan dan layanan aktivasi IKD bagi karyawan Bank OCBC NISP di OCBC Tower, Kuningan, Jakarta, Kamis (27/2/2025).
Pada kesempatan ini, Parwati ikut bergabung bersama ratusan karyawan Bank OCBC NISP melakukan aktivasi IKD di smartphone-nya.
"Experience saya pertama kali mengaktivasi IKD itu sangat mudah dan berlangsung sangat cepat, mulai proses verifikasi dengan metode face recognition. Metode ini aman dan tepercaya, karena mengurangi risiko penyalahgunaan identitas. Jadi dalam waktu singkat kita bisa mengakses semua informasi di IKD ini sangat luar biasa," kata Parwati.

Sejenak kemudian, Parwati yang telah memiliki pengalaman di dunia perbankan hingga lebih dari tiga dekade ini juga minta dilayani cetak ulang dan ganti foto KTP-el lamanya yang sudah pudar.
"Secara keseluruhan, proses ini tidak memakan waktu lama hanya hitungan menit. Terima kasih sekali teman-teman Ditjen Dukcapil yang telah memfasilitasi layanan aktivasi IKD dan layanan administrasi kependudukan lainnya bagi karyawan Bank OCBC NISP," kata pemimpin bank swasta tertua di Indonesia ini.
Parwati menegaskan, untuk selanjutnya Bank OCBC NISP akan terus berkomitmen menggunakan IKD dalam proses e-KYC (electronic Know Your Customer) nasabah. "Saya percaya dengan IKD proses onboarding lebih mudah dan cepat. Nasabah pun tidak perlu lagi membawa KTP-el fisik. Cukup menggunakan aplikasi IKD di smartphone, proses pembukaan rekening menjadi lebih cepat dan efisien," kata dia.
Lebih dari itu dengan berbagai kelebihannya, ia meyakini, penggunaan IKD dalam proses e-KYC di perbankan dapat meningkatkan efisiensi, keamanan, dan kenyamanan bagi nasabah serta mendukung transformasi digital di sektor keuangan.
Antusiasme karyawan antre IKD
Pelayanan jemput bola layanan adminduk dan aktivasi IKD di lantai 16 OCBC Tower ini dilayani 12 personil tim teknis Ditjen Dukcapil didukung Dinas Dukcapil Provinsi DKI Jakarta.
Tampak ratusan karyawan Bank OCBC NISP sangat antusias dan rela mengantre panjang untuk aktivasi identitas digital. Banyak pula karyawan yang sebelumnya sudah mendaftar untuk ganti foto KTP-el terutama karyawati yang berhijab.
Menurut Ketua Tim Jemput Bola di OCBC Tower, Walter Edward Malau, hingga selesai pelayanan pukul 18.00, tim teknis Ditjen Dukcapil berhasil melayani aktivasi IKD di ponsel berbasis Android dan IoS kepada 917 karyawan Bank OCBC NISP.
Selanjutnya sebanyak 147 karyawan dilayani ganti foto dan cetak KTP-el, dan 151 karyawan lainnya hanya cetak KTP-el yang sudah rusak. "Total sebanyak 1.215 permohonan berhasil kami layani hari ini," kata Walter. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar