Tidore - Kota Tidore Kepulauan dan Kota Ternate termasuk daerah yang menjadi prioritas peningkatan cakupan dokumen kependudukan. Itu sebabnya, Ditjen Dukcapil Kemendagri didukung Dinas Dukcapil Kota Tidore Kepulauan dan Kota Ternate mendatangi dua kota berseberangan pulau di Provinsi Maluku Utara ini.
Rombongan jemput bola (jebol) layanan adminduk di Kota Tidore Kepulauan diketuai Ahmad Ridwan, sedangkan Sesario Fernandes, ditugaskan memimpin Tim Jebol Adminduk di Kota Ternate. Kedua tim jebol ini diberangkatkan dari Jakarta dalam waktu yang sama selama 6 hari, mulai Senin (5/8/2024) hingga Sabtu (10/8/2024).
"Kami ditugaskan membantu upaya meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan yang dirasakan masih kurang di wilayah Kota Tidore Kepulauan maupun Kota Ternate," kata Ketua Tim Jebol Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Ridwan, Selasa (6/8/2024).
Program jemput bola ini bertujuan untuk mendekatkan layanan adminduk kepada masyarakat, terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau.
Sementara Dinas Dukcapil Kota Tidore Kepulauan menyiapkan mobil layanan keliling SiJola (Si Jemput Bola dan Layanan Langsung), berdampingan dengan meja pelayanan Ditjen Dukcapil Kemendagri.
Di mobil keliling itu telah siap petugas dari Dinas Dukcapil Kota Tidore Kepulauan dan Dinas Dukcapil Provinsi Maluku Utara untuk membuka layanan adminduk. Adapun layanan yang bisa diakses masyarakat yakni registrasi digital ID atau identitas kependudukan digital, rekam cetak KTP-el, penerbitan Akta Kelahiran, atau cetak Kartu Keluarga dan Kartu Identitas Anak (KIA).
Kepala Disdukcapil Kota Tidore Kepulauan, Sunaryah Saripan, menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan seluruh warga memiliki dokumen kependudukan yang sah dan valid. “Kami ingin memastikan bahwa setiap warga, termasuk yang berada di daerah terpencil, mendapatkan pelayanan yang sama dan tidak terkendala oleh jarak,” ujarnya.
Selama 4 hari (6-9 Agustus 2024) Tim Jebol Adminduk Ditjen Dukcapil bersama Disdukcapil Kota Tidore Kepulauan melayani antara lain di Kelurahan Sofifi Kecamatan Oba Utara, Desa Talagamori Kecamatan Oba, dan SMA Negeri 5 Kota Tidore Kepulauan.
Sebanyak 2.014 dokumen kependudukan berhasil dilayani, dicetak dan langsung dibagi habis kepada para pemohon. Jumlah ini terdiri cetak Kartu Keluarga 253 lembar; Perekaman KTP-el 338 pemohon; Cetak KTP 1.040 keping; cetak KIA 61 keping; cetak SKP Datang WNI sebanyak 51 lembar; aktivasi IKD sebanyak 160 pemohon; cetak akta kelahiran 81 lembar; Cetak akta kematian 27 lembar; Cetak Biodata Anak Berdasarkan Kepemilikan Akta Kelahiran (BAKAK) sebanyak 3 pemohon.

Di Kota Ternate, program jemput bola ini juga mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Ketua Tim Jebol Adminduk di Kota Ternate Sesario Fernandes menyampaikan, program ini sangat membantu warga yang kesulitan mengakses kantor Disdukcapil. “Dengan adanya layanan jemput bola, warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mengurus dokumen kependudukan. Ini sangat memudahkan mereka,” katanya.
Selain itu, program ini juga melibatkan sosialisasi mengenai pentingnya dokumen kependudukan dan cara-cara mengurusnya. Petugas memberikan penjelasan kepada warga tentang manfaat memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan akurat, serta bagaimana proses pengurusannya.
Selama 4 hari pelayanan Tim Jebol Adminduk Kota Ternate melayani kebutuhan dokumen kependudukan di 4 kecamatan, yakni Kantor Kecamatan Pulau Hiri, Kecamatan Ternate Utara, Gedung Dhuafa Center Kecamatan Kota Ternate, dan Kantor Kecamatan Moti. Sebanyak 2.482 dokumen kependudukan berhasil dilayani, dicetak dan langsung dibagi habis kepada para pemohon.
Direktur Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil, Akhmad Sudirman Tavipiyono memberikan apresiasi kepada petugas yang terus bergerak aktif melakukan jemput bola demi memudahkan layanan adminduk. "Kita harus mampu melayani jemput bola di mana pun di lokasi yang sulit dan terjauh. Ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab dari negara untuk memberikan layanan adminduk sebagai dasar pelayanan publik lainnya," kata Tavip.
Direktur Jenderal Dukcapil Teguh Setyabudi menyatakan bahwa program jemput bola ini akan terus dilaksanakan secara berkala di berbagai daerah di Indonesia. “Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan program jemput bola ini adalah salah satu cara kami untuk mewujudkannya,” ujarnya.
Dengan adanya program jemput bola ini, Dirjen Teguh berharap seluruh warga di Kabupaten Tidore Kepulauan dan Kota Ternate dapat memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan valid, sehingga dapat mengakses berbagai layanan publik dengan lebih mudah. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar