Jakarta - Ditjen Dukcapil Kemendagri bersama Dinas Dukcapil Provinsi Kalbar dan Dinas Dukcapil Sanggau menggelar layanan jemput bola terkait administrasi kependudukan di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat yang merupakan wilayah berbatasan langsung dengan negara tetangga, Malaysia.
Kegiatan seremonial dihadiri oleh Direktur Dafduk David Yama, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum & Politik Risma Amini, Kadis Dukcapil Sanggau Eduardus Evald, Kadis Dukcapil Kalbar Yohanes Budiman, Camat Entikong Kosmas Yul dan para kepala desa di Kecamatan Entikong.
Eduardus menyampaikan dari jumlah penduduk Entikong sebanyak 18.415 jiwa dengan wajib KTP-el 13.443 jiwa, jumlah perekamannya sampai bulan ini masih sebanyak 11.822 jiwa atau baru mencapai 88 persen. Sisanya sebanyak 1.144 warga yang perlu direkam.
"Kendala yang dihadapi kantor Kecamatan Entikong adalah faktor geografis dan juga pelayanan Adminduk di Kecamatan yang terkendala karena alat perekaman rusak. Perekaman harus dilakukan di Kabupaten Sanggau dan penduduk harus mengeluarkan estimasi biaya transport mencapai Rp300 ribu," jelas Camat Kosmas menambahkan.
Direktur Pendaftaran Penduduk David Yama yang turut terjun langsung dalam pelayanan adminduk ini mengungkapkan pada hari pertama pelayanan 15 Maret 2022 dilakukan pendataan, perekaman dan pencetakan dokumen adminduk.
"Antusiasme penduduk di sini dalam layanan adminduk jemput bola ini bukan main bagusnya, kita menyelenggarakan mulai hari ini 15-17 Maret 2022, selanjutnya seperti biasa akan dilakukan oleh Dinas Dukcapil Sanggau," kata Direktur Yama.
Adapun hasil pelayanan terhadap penduduk 5 desa dalam Kecamatan Entikong pada Selasa (15/3/2020) hari ini telah direkam biometrik dan cetak KTP-el sebanyak 114 orang. Selain itu terdapat 31 cetak KIA, cetak 32 KK, 11 akta kelahiran, 4 akta perkawinan, 4 akta kematian dan 1 akta pengesahan anak.
"Saya yakin sampai 17 Maret nanti akan banyak dihasilkan perekaman dan penerbitan dokumen kependudukan," kata Yama dengan rasa bahagia.

Salah seorang penduduk Almania (18) mengungkapkan rasa senangnya berkat terlaksananya kegiatan jemput bola ini di Entikong.
"Terimakasih kepada Dukcapil telah melakukan pelayanan langsung di Kecamatan Entikong, saya dengan teman-teman senang sekali karena proses cepat dan KTP-el langsung jadi dan dapat diambil," ujar Nia sapaan akrabnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh untuk melayani seluruh penduduk dan menjangkau seluruh penjuru negeri.
"Kegiatan seperti ini yang harus terus kita galakkan, teman-teman Dukcapil harus pro-aktif, harus jemput bola, hadirkan inovasi demi memberikan kemudahan dan membahagiakan penduduk," tutur Zudan.
Mendagri Tito Karnavian menekankan bahwa layanan adminduk harus mudah dan cepat dilakukan kepada masyarakat, tidak terkecuali untuk daerah perbatasan maupun pulau terluar. Dukcapil***


Komentar
Komentar di nonaktifkan.