Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melakukan audiensi dengan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid di kantor Kementerian Komdigi, Jakarta, pada Kamis (22/5/2025) lalu. Pertemuan ini membahas langkah-langkah strategis dalam percepatan integrasi data nasional sebagai bagian dari transformasi digital pemerintahan.
Dalam pertemuan tersebut, Mendagri dan Menkomdigi menekankan pentingnya penyatuan dan sinkronisasi berbagai sumber data lintas kementerian dan lembaga guna meningkatkan efisiensi pelayanan publik, pengambilan kebijakan berbasis data, serta mendukung sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE).
“Kita ingin memastikan bahwa data yang dimiliki oleh pemerintah pusat dan daerah dapat terintegrasi secara optimal. Ini krusial untuk perencanaan pembangunan, pemantauan program, hingga penyaluran bantuan yang tepat sasaran,” ujar Mendagri Tito Karnavian.
Menkomdigi Meutya Hafid menambahkan bahwa pihaknya tengah memperkuat infrastruktur dan keamanan digital guna mendukung upaya integrasi data ini. Ia juga menyoroti pentingnya interoperabilitas sistem dan standarisasi format data antarinstansi.
“Kami akan terus mendorong kolaborasi lintas sektor agar Indonesia memiliki satu data yang valid, akurat, dan mudah diakses secara aman. Ini merupakan pondasi penting bagi transformasi digital nasional,” kata Meutya Hafid.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh jajaran pejabat eselon I dari kedua kementerian. Keduanya sepakat untuk membentuk tim teknis lintas kementerian guna mempercepat implementasi kebijakan integrasi data nasional.
Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya reformasi birokrasi dan digitalisasi layanan pemerintah untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar