Depok - Setelah sukses pencanangan gerakan bersama pelayanan adminduk bagi penyandang disabilitas di Jawa Barat pada 4 April 2022 di Bandung, kini Kota Depok menggelar kegiatan serupa sebagai wujud komitmen dalam melayani penyandang disabilitas.
Kadis Dukcapil Kota Depok Nuraeni Widayati memastikan seluruh penyandang disabilitas di Kota Depok bakal memiliki dokumen kependudukan.
Dalam acara Penyerahan Simbolis KTP-el, KIA dan Akta Kelahiran Siswa/i SLB se-Kota Depok, Ani sapaan akrab Kadis ini mengatakan, perekaman dilakukan langsung di 12 SLB pada 8-14 April 2022 dengan cara jemput bola.
Dengan layanan jemput bola, Ani mengatakan pihaknya membawa sendiri peralatan perekaman KTP-el ke setiap sekolah untuk memudahkan target sasaran dalam perekaman identitas siswa.
"Totak dari 12 SLB, kami melakukan pendataan 564 siswa, mencetak 135 KIA, 15 Akta Kelahiran serta ada 64 siswa yang kami lakukan perekaman tetapi hanya 39 yang kami cetakan KTP-el karena memang usianya sudah menginjak 17 tahun ke atas. Bahkan ada yang usianya sudah 20 tahun tapi baru punya KTP-el," ucapnya.
Sedangkan sisanya, kata Ani, akan langsung dicetakkan begitu yang bersangkutan berusia 17 tahun.
Kegiatan yang berlangsung di SLB Negeri Depok ini dihadiri secara langsung oleh Sekretaris Ditjen Dukcapil, Hani Syopiar Rustam.
Dalam sambutannya, Hani menjelaskan kegiatan ini merupakan salah satu tugas negara yaitu memberikan perlindungan hukum kepada seluruh penduduk di Indonesia termasuk penyandang disabilitas dengan memberikan dokumen kependudukan secara cepat, akurat, lengkap dan gratis.
"Program gerakan bersama ini merupakan pekerjaan besar yang tidak dapat diusung sendiri oleh Dukcapil, sehingga perlu dukungan berbagai pihak agar sukses mencapai target 100% penyandang disabilitas terekam dalam database Dukcapil," lanjut Hani.
Dalam beragam kesempatan, Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh juga senantiasa mengajak kepada seluruh pihak untuk terus melakukan pelayanan Adminduk yang membahagiakan masyarakat melalui pola Jemput Bola atau dari rumah ke rumah.
"Kita datangi penduduk yang kesulitan untuk datang langsung ke kantor Dinas Dukcapil dengan sabar, penuh kasih sayang dan empati dalam melakukan pelayanan, sehingga target pendataan, perekaman dan penerbitan dokumen kependudukan Biodata, KTP-el, KIA dan Akta Kelahiran bagi saudara kita penyandang disabilitas," jelas Zudan. Dukcapil***

Komentar
Komentar di nonaktifkan.