Jakarta - Walau sedang menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan, layanan administrasi kependudukan dari Dukcapil tetap berjalan seperti biasa. Dirjen Dukcapil, Teguh Setyabudi memastikan masyarakat tetap bisa mengurus berbagai dokumen kependudukan dengan pelayanan prima. Tak hanya itu, program jemput bola juga terus bergerak menyentuh warga di berbagai pelosok.
“Ramadan bukan alasan untuk mengendurkan pelayanan publik. Kami di Dukcapil berkomitmen penuh untuk tetap memberikan yang terbaik, baik lewat layanan digital maupun jemput bola," ujar Dirjen Teguh dalam keterangannya pada Senin (3/3/2025).
Bulan Ramadan kerap diidentikkan dengan ritme kerja yang melambat, namun ini tidak berlaku bagi Dukcapil. Ditjen Dukcapil tetap memastikan seluruh layanan publik berjalan gaspol alias tanpa henti! Pelayanan pengurusan dokumen kependudukan, dari KTP-el hingga Akta Kelahiran, akan tetap tersedia sepanjang Ramadan 1446 H/2025 M.
"Kami tetap gaspol melayani masyarakat. Pelayanan Dukcapil tetap prima, meskipun sedang puasa," ujar Dirjen Teguh.
Salah satu inovasi utama yang terus digenjot selama Ramadan adalah penggunaan layanan digital dari Dukcapil.
Menurut Dirjen Teguh, masyarakat bisa dengan mudah mengurus dokumen kependudukan dari rumah. Aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) memungkinkan masyarakat untuk mengakses berbagai dokumen penting seperti KTP-el dan Kartu Keluarga secara daring.
“Kami mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital yang kami sediakan. Dengan layanan ini, segala pengurusan dokumen bisa dilakukan lebih cepat dan praktis,” kata Dirjen Teguh.
Tidak hanya layanan digital, program jemput bola yang menjadi ciri khas Dukcapil juga terus berjalan selama bulan suci. "Ramadan tidak menghentikan kami untuk terus turun ke lapangan. Kami tetap bergerak ke berbagai titik, membantu masyarakat yang kesulitan mengurus dokumen," tegas Dirjen Teguh.
Melalui program ini, Dukcapil mengunjungi berbagai lokasi untuk memberikan layanan langsung kepada warga. Tak jarang, tim Dukcapil melakukan perekaman KTP-el bagi pelajar di sekolah-sekolah sampai penduduk marginal.
Selain itu, Dukcapil juga aktif berpartisipasi dalam berbagai event, membuka booth pelayanan Adminduk di sana, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengurus dokumen kependudukan sambil menghadiri acara-acara tersebut.
Sekretaris Ditjen Dukcapil, Hani Syopiar Rustam, juga turut memastikan bahwa bulan Ramadan bukan alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan. "Layanan Dukcapil selama Ramadan tidak ada bedanya dengan hari-hari biasa. Masyarakat yang membutuhkan dokumen seperti Akta Kelahiran, KTP-el, dan lainnya tetap akan dilayani dengan optimal," tegas Hani.
Dengan layanan yang tetap gaspol, baik secara digital maupun jemput bola di lapangan, masyarakat bisa tetap fokus menjalankan ibadah di bulan Ramadan tanpa harus khawatir kesulitan mengurus dokumen kependudukan. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar