Cirebon — Disdukcapil Kota Cirebon menghadirkan pelayanan prima di akhir pekan. Melalui kegiatan bertajuk "Sabtu Produktif", petugas Disdukcapil Kota Cirebon melayani antrean warga utamanya bagi pemilih pemula yang ingin melakukan perekaman biometrik KTP-el serta masyarakat yang ingin mengaktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Bertempat di Kantor Disdukcapil Kota Cirebon, Sabtu (28/3/2026) kegiatan ini berlangsung pada pukul 08.00–12.00 WIB dan disambut antusias oleh masyarakat.
Plt. Kadis Dukcapil Kota Cirebon Rahmat Saleh menerangkan, kegiatan ini rutin digelar biasanya dua kali dalam sebulan. "Warga Kota Cirebon usia 16 tahun ke atas termasuk yang belum genap 17 tahun tetapi sudah masuk wajib KTP-el, silakan datang dengan membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK)," kata Plt. Kadis Rahmat Saleh.
Kegiatan perekaman KTP-el bagi pemula serta aktivasi IKD berhasil melayani perekaman KTP-el pemula sebanyak 68 pemohon dan 73 warga ikut mengaktifkan IKD di ponsel mereka. "Kami ingin memastikan bahwa adik-adik pemilih pemula dapat segera memiliki identitas resmi. Bagi yang berusia 17 tahun ke atas, KTP-el langsung dicetak, sementara yang berusia 16 tahun akan dicetak saat ulang tahun ke-17. Pelayanan ini adalah wujud komitmen kami untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, bahkan di akhir pekan," ujarnya.
Rahmat Saleh menyatakan, bagi masyarakat yang telah memiliki KTP-el, aktivasi IKD juga menjadi langkah penting untuk mempermudah akses layanan administrasi kependudukan dalam satu genggaman. "Terima kasih atas antusiasme warga Kota Cirebon. Komitmen pelayanan prima terus kami hadirkan demi terwujudnya masyarakat yang Sadar Adminduk," kata dia.

Secara terpisah Direktur Dafdukcapil, Muhammad Farid, mendukung kegiatan ini sekaligus mendorong daerah lain menerapkannya secara masif dan berkelanjutan. "Perekaman KTP-el sangat penting bagi Gen Z atau mereka yang lahir 1997–2012 dan Gen Alpha (lahir 2010-an ke atas). Sebab, kartu ini merupakan gerbang utama untuk mengakses hak sipil dan layanan digital di masa depan. Meskipun Gen Alpha umumnya baru akan melakukan perekaman saat mendekati usia 17 tahun, pemahaman akan pentingnya identitas ini perlu diketahui sejak dini," kata Direktur Farid.
Farid kemudian menjelaskan alasan mengapa perekaman ini menjadi krusial, yakni antara lain KTP-el adalah syarat wajib bagi Gen Z yang sudah berusia 17 tahun untuk dapat menggunakan hak suaranya dalam Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pilkada.
Selain itu, KTP-el merupakan identitas resmi diperlukan untuk mendaftar beasiswa, melamar pekerjaan, hingga mengikuti ujian masuk perguruan tinggi.
Bagi yang ingin berurusan dengan perbankan, KTP-el menjadi syarat untuk membuka rekening bank pertama kali, dompet digital (e-wallet), atau mengajukan pinjaman pendidikan. Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum pada KTP-el sangatlah dibutuhkan verifikasi dan validasi. "Perekaman mencakup data sidik jari, iris mata, dan foto wajah yang disimpan dalam cip di KTP-el. Hal ini selain untuk menjamin keamanan data biometrik, juga untuk mencegah pemalsuan identitas yang rawan terjadi di era digital," jelas Direktur Farid.
Dan yang lebih penting, KTP-el merupakan pintu masuk untuk mengaktivasi IKD. "Setelah melakukan perekaman dan diterbitkannya KTP-el, anak muda dapat mengaktivasi IKD di ponsel. "Ini sangat relevan bagi Gen Z dan Alpha yang terbiasa dengan gaya hidup digital (paperless). KTP-el atau IKD ini menjadi dokumen dasar untuk pengurusan paspor, SIM, serta syarat check-in transportasi umum seperti pesawat dan kereta api," pungkasnya.
Kapan harus mulai? Bagi yang akan berusia 17 tahun, pemerintah kini mendorong perekaman sejak usia 16 tahun agar saat hari ulang tahun ke-17 nanti, kartu fisik bisa langsung dicetak atau diterima.
Sementara itu, Dirjen Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, memberikan arahan agar Dinas Dukcapil di seluruh Indonesia harus terus menghadirkan pelayanan inovatif, termasuk di hari libur. Semangat 'Weekend Tetap Melayani' adalah bukti nyata bahwa negara hadir untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan hak identitas kependudukan," kata Dirjen Teguh.
Dari sisi edukasi, kegiatan Disdukcapil Kota Cirebon ini juga menjadi momentum bagi kawula muda untuk memahami pentingnya KTP-el sebagai identitas resmi sekaligus persiapan demi kemudahan akses pelayanan publik di masa depan. Pemerintah Kota Cirebon menegaskan komitmennya: Pelayanan prima, masyarakat bahagia! Weekend tetap melayani, bikin KTP-el with no ribet! Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar