Jakarta - Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh melalui zoom meeting, Minggu (14/8/2022) secara resmi melepas Tim GISA 3T untuk melakukan Jemput Bola (Jebol) pelayanan adminduk di wilayah Papua dan otonom baru meliputi Papua Tengah dan Papua Pegunungan.
Dirjen Zudan mengatakan, Jebol layanan adminduk salah satu bagian yang ditunggu masyarakat di 5 kabupaten di Papua, Papua Tengah dan Papua Pegunungan tersebut dengan cakupan KTP-el yang masih rendah sehingga perlu diperkuat.
Dukcapil mengirimkan 5 Tim GISA 3T digerakkan oleh Direktur Pendaftaran Penduduk David Yama, Analis Perencana Madya Achmad Ridwan dan jajaran.
"Kegiatan ini untuk melaksanakan arahan Pak Mendagri Tito Karnavian yaitu agar Dukcapil all out melayani masyarakat di Papua khususnya di daerah otonomi baru agar cakupan identitas penduduknya bisa lebih ditingkatkan," kata Dirjen Zudan.
Dirjen Dukcapil yang memasuki tahun ke-8 menjabat ini, meminta dukungan Dinas Dukcapil Provinsi Papua sebagai induk koordinator wilayah dan Dinas Dukcapil di 5 kabupaten, yakni Kabupaten Paniai, Mamberamo Tengah, Kepulauan Yapen, Jayawijaya, dan Nabire.
"Semuanya agar bekerja bahu-membahu bersama-sama dan kompak bertugas memberikan layanan Adminduk di wilayah 3T," kata Zudan.
Dirjen pun berpesan agar tim terkait jangan lupa hubungi pihak keamanan yakni kepolisian dan Koramil/Dandim setempat untuk membantu bila diperlukan pengamanan. "Tentu saja kerja bersama ini memerlukan koordinasi."
Zudan pun tak lupa berpesan, "Jangan lupa pas tanggal 17 Agustus mengikuti upacara bendera dan bagikan bendera merah putih kecil kepada seluruh masyarakat yang hadir."
Program ini demi menyukseskan program Kemendagri yang dimotori Ditjen Polpum membagikan 10 juta Bendera Merah Putih. "Ini pula sebagai upaya kita meningkatkan nasionalisme, merawat kebangsaan dan mengisi kemerdekaan dengan langkah-langkah yang nyata sekaligus menguatkan kualitas nasionalisme, dan mengelorakan semangat kebangsaan," kata Dirjen Zudan
Pada kesempatan yang sama Direktur Dafduk David Yama melaporkan, 5 wilayah 3T tadi masih memiliki cakupan perekaman KTP yang masih rendah. Untuk Kabupaten Paniai, cakupan perekaman KTP-el sebesar 70,51 persen; Mamberamo Tengah hanya 29,81 persen; Kepulauan Yapen 64,98 persen; Jayawijaya 30,69 persen; dan Nabire 75,94 persen.
"Bekerjalah penuh semangat, jaga keselamatan dan kesehatan serta bekerja terkoordinasi," demikian kata Direktur Yama. Dukcapil***

Komentar
Komentar di nonaktifkan.