Batusangkar - Pemkab Tanah Datar melalui Dinas Dukcapil Tanah Datar meluncurkan Program Unggulan (Progul) Trisula Dukcapil Membahana, singkatan dari Tiga Sistem Utama Layanan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Membahagiakan Masyarakat Tanah Datar. Inovasi ini tentu saja untuk meningkatkan kualitas layanan Adminduk atau administrasi kependudukan
Tidak hanya itu, hadir juga inovasi pelayanan Pemudaku Tampan Sekali singkatan dari Pemuktahiran Data Kependudukan Tanah Datar Menuju Masa Depan Sejahtera, Berkualitas dan Mandiri.
Program inovasi ini dilaunching Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama Wabup Richi Aprian, Kadis Dukcapil Armen Yudhi, Kadis Dukcapil Provinsi Sumbar Besri Rahmat, unsur pimpinan Pengadilan Agama Batusangkar dan Pengadilan Agama Padangpanjang, serta pejabat Pemkab di aula Kantor Bupati di Pagaruyung kemarin.
“Di samping untuk memberikan layanan terbaik dan memuaskan masyarakat. Program ini juga meningkatkan kualitas data kependudukan sebagai satu-satunya sumber data untuk berbagai keperluan,” ucap Bupati.
Tentang layanan ini, Kadis Dukcapil Armen Yudi mengatakan pelayanan administrasi telah dapat diakses darimana dan kapan saja melalui smartphone.
“Dengan smartphone, masyarakat tidak perlu jauh ke kantor Dinas Dukcapil, tak perlu keluar biaya transportasi yang besar, masyarakat cukup akses aplikasi OASE Dukcapil atau juga melalui WhatsApp 08116600678 atau 08116604101 untuk ajukan permohonan dokumen kependudukan,” kata Armen.
Pihaknya menyadari tidak semua masyarakat dapat mengakses pelayanan melalui aplikasi online, sehingga kemudian berinovasi dengan membuka layanan lainnya melalui Petugas Registrasi Nagari (PRN).
“PRN ini bertugas membantu masyarakat melalui aplikasi OASE Dukcapil dan juga melalui WhatsApp untuk memanfaatkan Sistem Layanan Trisula Dukcapil Membahana dan Inovasi Pelayanan Pemudaku Tampan Sekali,” terang Armen.
“Kita telah bekerja sama lahirkan program inovasi, seperti dengan Pengadilan Agama Batusangkar diberi nama Lai Basaba singkatan dari Layanan Identitas Baru Setelah Bercerai, kemudian mempercepat akta kelahiran di Rumah Sakit di Batusangkar dan juga ada di Payakumbuh,” terang Armen.
Inovasi ini sejalan dengan arahan dari Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh agar Disdukcapil Daerah mengirimkan inovasi yang telah dilakukan pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2022.
Zudan juga berpesan agar tidak memikirkan menang atau kalah, yang terpenting berkarya dan inovasinya telah dicatatkan dalam KIPP.
"Kita gencarkan inovasi. Ruh birokrasi kita di Dukcapil, ruhnya adalah inovasi," tutup Zudan. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.