Langsa — Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi, melanjutkan rangkaian kunjungan kerja di Provinsi Aceh. Usai dari Kabupaten Aceh Tamiang, Dirjen Dukcapil bertolak ke Kota Langsa, Selasa (13/1/2026), sebelum dijadwalkan bertandang ke Kabupaten Aceh Timur.
Agenda ini dilakukan untuk memperkuat layanan administrasi kependudukan melalui program jemput bola serta penyerahan bantuan perangkat operasional.
Di Kota Langsa, Dirjen Dukcapil didampingi Kepala Dinas Registrasi Kependudukan Provinsi Aceh, Tengku Syarbaini, bersama jajaran pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, yakni Direktur Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil (PPPS) Muhammad Farid, serta Direktur Bina Aparatur Dukcapil Erliani Budi Lestari.

Agenda kunjungan meliputi peninjauan pelayanan di kantor Disdukcapil Kota Langsa, posko layanan jemput bola di lapangan, serta pertemuan dengan jajaran Pemerintah Kota Langsa.
Di kantor Wali Kota Langsa, rombongan disambut Asisten Keistimewaan Aceh dan Kesra Setdako Langsa, Al Azmi, beserta Asisten Administrasi Umum Ridwanullah, dan Kadis Dukcapil Kota Langsa Hendri Soenandar.
Dalam sambutannya, Teguh Setyabudi menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk memastikan layanan administrasi kependudukan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. “Pelayanan jemput bola adalah wujud nyata kehadiran negara. Dukcapil tidak boleh menunggu masyarakat datang, tetapi harus aktif mendatangi warga, terutama di daerah-daerah yang aksesnya terbatas. Dengan dukungan perangkat operasional ini, kami berharap layanan di Kota Langsa semakin cepat, akurat, dan inklusif,” ujar Teguh.

Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas layanan, Dirjen Dukcapil menyerahkan bantuan perangkat operasional yang diterima Al Azmi. Adapun bantuan tersebut berupa: 2 unit Printer CR707E, 600 DPI (Card Reader + SAM); 4 unit CR707 PETG Ribbon CMYKR; 2 unit CR707 Clear RTR Film; 2 set Cleaning Card (Double Adhesive), dan 4.000 keping blanko KTP-el.
Asisten Keistimewaan Aceh dan Kesra Setdako Langsa, Al Azmi, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan. “Kami berterima kasih atas perhatian Dirjen Dukcapil. Bantuan perangkat ini akan sangat membantu memperkuat pelayanan administrasi kependudukan di Kota Langsa. Kami siap bersinergi untuk memastikan setiap warga mendapatkan dokumen kependudukan secara mudah dan tepat waktu,” kata Al Azmi.
Kadisdukcapil Kota Langsa, Hendri Soenandar, menambahkan bahwa pihaknya akan segera memanfaatkan perangkat tersebut untuk memperluas cakupan layanan.
“Dengan tambahan perangkat ini, kami optimis pelayanan jemput bola bisa lebih maksimal, terutama bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah terpencil,” kata Hendri.
Dirjen Teguh juga menyaksikan langsung layanan adminitrasi kependudukan yang mulai pulih di loket-loket Kantor Dukcapil Kota Langsa. Selain itu Dirjen Dukcapil ikut turun langsung di lokasi pelayanan jemput bola di Desa Geudebang Jawa.
Di sana Tim Teknis Jebol Adminduk Ditjen Dukcapil didukung Disdukcapil Kota Langsa tampak sibuk melayani antusiasme warga yang berbondong mengurus keperluan dokumen kependudukan mereka yang rusak atau hilang akibat bencana banjir bandang.
Warga yang mengantre juga senang diberikan bingkisan makanan ringan yang disiapkan Kasubdit Wilayah I, Diana Angraeni. Ia menyiapkan tak kurang 200 bungkus snack untuk masyarakat yang membawa balita yang mengajukan permohonan dokumen kependudukan.
Hasil Pelayanan hari pertama hingga Selasa sore, tim berhasil melayani 345 dokumen kependudukan, terdiri: Cetak KK 62 dokumen; Cetak KTP-el 220 dokumen; Perekaman KTP-el sebanyak 31 pemohon; Cetak SKPWNI 9 dokumen; Aktivasi IKD kepada 8 pemohon; dan cetak Akta Lahir sebanyak 15 dokumen.
Kunjungan kerja Dirjen Dukcapil ke Kota Langsa menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen pelayanan administrasi kependudukan yang inklusif, modern, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar