Bantul - Jajaran Dukcapil di manapun berada senantiasa dituntut melayani sepenuh hati. Sama halnya yang dilakukan oleh Tim Jemput Bola Ditjen Dukcapil bersama Dinas Dukcapil Bantul dalam melayani penyandang disabilitas langsung di rumahnya, Kamis (5/12/2024).
Selain itu Dukcapil memang harus responsif dengan kebutuhan penduduk, seperti diucap oleh Ketua Tim Jemput Bola Ditjen Dukcapil, Sesario Fernandes.
"Seperti pelayanan kepada penduduk penyandang disabilitas terkadang kita mendapatkan laporan mereka tidak dapat langsung ke titik layanan untuk merekam KTP-el. Tidak masalah, kita yang datang ke rumah mereka," terang Sesario.
Hal serupa juga dipesan oleh Sekretaris Dinas Dukcapil Bantul, Tri Murdianani, ketika 'pasukannya' hendak berangkat ke rumah penduduk untuk pelayanan.
"Kita harus memberikan pelayanan dengan telaten dan lakukan pendekatan secara humanis. Karena memang terkadang butuh pendekatan dan pemahaman secara perlahan," ucap Tri.

Di Jakarta, Direktur Dafdukcapil, Akhmad Sudirman Tavipiyono turut berpesan bahwa dalam memberikan pelayanan adminduk janganlah setengah-setengah.
"Pelayanan harus totalitas. Ini semua demi hak penduduk. Jangan pikirkan apa yang kita dapat, tapi apa yang kita berikan," pesan Tavip.
Sejalan dengan arahan Plh. Dirjen Dukcapil Handayani Ningrum bahwa Dukcapil di seluruh daerah harus memberikan pelayanan yang membahagiakan dan memudahkan masyarakat. "Tidak lain tidak bukan karena dokumen adminduk adalah kunci untuk mendapatkan akses pelayanan publik lainnya," jelas Ningrum. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar