Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar rapat "Capacity Building on Increasing the Use of Administrative Data Sources for Producing Official Statistics". Rapat ini hasil kerja sama BPS dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri, United Nations Statistic Division, Statistics Norway, dan Statistics Division of the Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (ESCAP) digelar di Jakarta, 22-24 Juli 2024.
Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Ateng Hartono membuka rapat ini, diikuti dengan sambutan dari Direktur Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan BPS Ali Said, dan perwakilan dari Ditjen Dukcapil Sigit Samaptoaji. Turut hadir perwakilan dari Kemenko Perekonomian, Kemenkes, Bappenas, dan berbagai kementerian/lembaga negara lainnya.
Menurut Ateng Hartono, rapat bertujuan meningkatkan pemahaman dan manfaat kolaborasi dalam berbagi data administratif untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat. Beberapa topik yang dibahas meliputi pengertian data administratif, pemetaan data, standar metadata, data linking, serta kerangka regulasi.
"Kolaborasi data administratif sangat penting untuk memperkuat Sistem Statistik Nasional yang andal dan komprehensif. Dengan pemahaman yang baik tentang data administratif, kita dapat menghasilkan statistik yang berkualitas dan relevan," ujar Ateng Hartono.
Selama tiga hari pelatihan, peserta diberikan berbagai materi teknis. Hari pertama, difokuskan pada pengenalan data administratif dan pengelolaannya. Hari kedua, membahas tentang penilaian kualitas, metadata, dan interoperabilitas data. Hari ketiga menekankan pada kerangka hukum terkait statistik dan formalitas berbagi data.
Pejabat Fungsional Pranata Komputer Direktorat IDKN Ditjen Dukcapil Sigit Samaptoaji menyampaikan, penggunaan standar internasional seperti ISO 27001 sangat penting untuk menjaga kerahasiaan dan keamanan data.
"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas data demi mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan," kata Sigit.
Rapat ini juga menghasilkan beberapa rencana tindak lanjut, yakni pertemuan tingkat tinggi tentang kolaborasi data administratif pada Kamis, 25 Juli 2024, diikuti dengan pelatihan teknis pada Jumat, 26 Juli 2024, yang berfokus pada pendaftaran populasi statistik.
Pada kesempatan lain, Plh. Direktur IDKN Mensuseno menyatakan, kolaborasi Dukcapil dan BPS adalah wujud nyata dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. "Juga untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia." Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar