Banda Aceh - Demi tingkatkan kualitas layanan adminduk di Aceh, Senin (28/3/2022) telah dilaksanakan Rakorda Dukcapil Kabupaten/Kota se-Provinsi Aceh dengan tema konsolidasi dan penerapan SIAK Terpusat.
Kegiatan ini dilaksanakan di Ballroom Hotel Grand Nanggroe di Banda Aceh dan dihadiri oleh 23 Kadis Dukcapil Kabupaten/Kota se-Provinsi Aceh dan dilaksanakan selama dua hari 28-29 Maret 2022.
Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh secara daring dalam zoom meeting Rakorda Dukcapil se-Aceh menyampaikan beberapa program besar adminduk yang harus dilakukan. Yakni migrasi dari SIAK terdistribusi menjadi SIAK terpusat tidak boleh menghentikan layanan harian kepada penduduk.
Tidak boleh ada kekosongan jabatan di Disdukcapil, penerapan SIAK terpusat akan segera dilakukan untuk seluruh kabupaten/kota di Aceh. Begitu juga dengan penerapan Digital ID, pendataan penduduk disabilitas, penerbitan buku pokok pemakaman, dan penanganan kemiskinan ekstrem.
"Aceh jangan sampai kalah dengan daerah lain. Lakukan pergerakan cepat serta buatlah berbagai inovasi untuk peningkatan pelayanan adminduk," ujar Zudan.
Direktur Dafduk David Yama yang hadir langsung dalam Rakorda menyampaikan pemaparan terkait kondisi pelayanan adminduk di Provinsi Aceh dan kiat kiat peningkatan pelayanan adminduk .
"Umumnya pelayanan adminduk di Aceh sudah cukup baik, namun tetap harus dilakukan kiat-kiat peningkatan pelayanan sesuai dengan arahan Bapak Dirjen," ujar David.
"Lakukan kegiatan jemput bola dan bentuk kerja sama dengan berbagai komponen pendukung agar seluruh data dan pelayanan adminduk dapat meningkat," tambah David.
Mendagri Tito Karnavian dalam berbagai kesempatan juga terus mengingatkan agar jajaran Dukcapil senantiasa memberikan pelayanan terbaik dan memberikan inovasi berbasis teknologi. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.