Bangkalan — Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi mengecek langsung layanan administrasi kependudukan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Bangkalan, Jumat (2/10/2026). Ia ingin memastikan warga bisa mengurus dokumen kependudukan dengan mudah dan cepat.
Teguh sempat berbincang dengan warga dan melihat langsung alur pelayanan di sana. Hasilnya, layanan dinilai lancar, tidak berbelit, dan bebas calo. Warga juga mengaku senang karena semua layanan adminduk diberikan gratis. "Pelayanan adminduk di Kabupaten Bangkalan, khususnya yang dilakukan di Mal Pelayanan Publik ini, berjalan dengan baik, lancar, tidak ribet, tidak dipersulit, tidak ada calo," ujar Teguh.
Meski begitu, menurutnya kualitas layanan tetap harus terus ditingkatkan, termasuk lewat penguatan sarana dan prasarana. Ia meminta Pemkab Bangkalan membantu melengkapi fasilitas MPP agar layanan makin dekat dan mudah dijangkau.
Soal perangkat perekaman, tahun ini direncanakan pengadaan alat untuk tujuh dari 18 kecamatan di Bangkalan. Sebelas kecamatan sisanya diharapkan bisa menyusul secara bertahap.
Teguh menegaskan, dokumen kependudukan bukan sekadar identitas. Dokumen ini jadi pintu masuk untuk mengakses layanan publik, mulai dari pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, hingga perbankan.
Ia juga menyinggung digitalisasi bansos lewat Identitas Kependudukan Digital (IKD), portal Perlinsos, dan Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP). IKD diarahkan sebagai salah satu cara memverifikasi identitas warga, sementara SPLP membantu pertukaran dan validasi data antarlembaga. "Dokumen kependudukan adalah basis untuk pelayanan publik. Oleh karena itu, saya berharap pelayanan Adminduk di Kabupaten Bangkalan bisa terus ditingkatkan," kata Teguh. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar