Karang Baru, Aceh Tamiang — Pelayanan administrasi kependudukan di ruang layanan Dinas Dukcapil Kabupaten Aceh Tamiang resmi pulih sepenuhnya pasca banjir besar yang sempat melumpuhkan aktivitas kantor.
Momentum ini ditandai dengan kunjungan Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi, yang didampingi Kepala Registrasi Kependudukan Provinsi Aceh, Tengku Syarbaini, serta jajaran pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Ditjen Dukcapil: Direktur Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil (PPPS) Muhammad Farid, Direktur Bina Aparatur Dukcapil Erliani Budi Lestari, dan Direktur Integrasi Data Kependudukan Daerah Agus Irawan.
Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Dukcapil berkenan menyerahkan dokumen kependudukan secara simbolis kepada masyarakat sebagai tanda dimulainya kembali layanan publik yang sempat terhenti.
Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi menegaskan bahwa pemulihan layanan adminduk di Aceh Tamiang merupakan bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. “Hari ini kita buktikan bahwa pelayanan Dukcapil tidak boleh berhenti, bahkan setelah bencana. Dokumen kependudukan adalah hak dasar warga, dan negara wajib memastikan akses itu tetap berjalan. Pemulihan ini bukan sekadar teknis, tetapi simbol bahwa negara hadir, melindungi, dan melayani,” ujar Teguh.
Ia menambahkan, pengalaman ini menjadi pelajaran penting bagi jajaran Dukcapil di seluruh Indonesia. “Kita harus membangun sistem layanan yang tangguh terhadap bencana. Aceh Tamiang menjadi contoh bahwa dengan sinergi pusat dan daerah, pelayanan publik bisa bangkit lebih cepat,” tegasnya.
Plt. Sekda Kabupaten Aceh Tamiang, Syuibun Anwar, menyampaikan apresiasi atas dukungan Ditjen Dukcapil dan jajaran praja IPDN yang sebelumnya membantu pemulihan. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian pemerintah pusat. Kehadiran Dirjen Dukcapil dan tim menjadi energi besar bagi kami. Masyarakat kini bisa kembali mengurus dokumen kependudukan tanpa hambatan. Ini bukti nyata sinergi pusat dan daerah dalam melayani rakyat,” kata Syuibun.

Kepala Dinas Dukcapil Aceh Tamiang, Sepriyanto, menegaskan pihaknya akan memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat kualitas layanan adminduk. “Kami berkomitmen menjaga agar pelayanan adminitrasi kependudukan semakin PRIMA (Profesional-Responsif-Inovatif-Melayani-Akuntabel) dan ramah. Dukungan dari pusat dan semangat para pegawai menjadi modal besar untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan terbaik,” ujarnya.
Acara berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, ditandai dengan interaksi langsung antara jajaran pejabat pusat dan daerah bersama masyarakat penerima layanan. Penyerahan dokumen kependudukan secara simbolis menjadi penanda bahwa layanan administrasi kependudukan di Aceh Tamiang telah kembali normal, sekaligus menjadi tonggak semangat baru dalam membangun pelayanan publik yang tangguh dan inklusif. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar