Jakarta - Berdasarkan catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas sedang hingga ekstrem masih melanda berbagai wilayah di Indonesia hingga Maret 2025.
Untuk itu, Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi menyampaikan, apabila ada warga yang terdampak banjir dapat langsung datang ke posko terdekat atau Kantor Dukcapil setempat untuk mengurus penggantian dokumen kependudukan tanpa persyaratan khusus.
Teguh memastikan penerbitan dokumen warga yang rusak atau hilang dapat langsung selesai dalam satu hari. "Hal ini selama warga masih mengingat Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau memiliki salinan dokumen, baik dalam bentuk fisik maupun foto di ponsel," kata mantan Pj Gubernur Jakarta ini, Kamis (13/3/2025).
Lebih lanjut, Teguh menjelaskan layanan penerbitan dokumen kependudukan yang hilang atau rusak akibat banjir lainnya merupakan prosedur tetap (protap) dalam situasi bencana yang diterapkan Ditjen Dukcapil.
"Langkah ini diharapkan dapat membantu mempermudah penggantian dokumen kependudukan warga yang hilang/rusak di tengah situasi darurat. Jadi silakan warga terdampak bencana di mana pun bisa memanfaatkan layanan ini. Hubungi kantor Dinas Dukcapil atau unit pelayanan teknis terdekat," pungkasnya.
Selama ini untuk antisipasi musim penghujan, Dinas Dukcapil Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta hingga Suku Dinas Dukcapil di berbagai wilayah di Jakarta membuka layanan administrasi kependudukan (adminduk) untuk mengurus dokumen yang rusak atau hilang bagi warga penyintas banjir. Layanan ini juga tersedia di posko-posko pengungsian.
"Dukcapil DKI Jakarta membuka layanan administrasi kependudukan (adminduk) di posko-posko pengungsian bagi warga yang kehilangan atau mengalami kerusakan dokumen kependudukan akibat banjir," tulis Pemprov Jakarta, Jumat (7/3/2025) lalu. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar