Jakarta – Kebakaran di pemukiman padat penduduk Cipete Utara, Kebayoran Baru mengakibatkan sejumlah warga kehilangan harta benda termasuk dokumen kependudukan yang ludes dilahap api. Pemprov DKI melalui Dinas Dukcapil fasilitasi warga dalam pencetakan kembali dokumen kependudukan yang hilang atau hancur terbakar dengan mendirikan Posko Dukcapil pada Senin (21/3/2022) di dekat lokasi kebakaran.
Diketahui terdapat 69 warga korban kebakaran yang melapor untuk cetak ulang dokumen kependudukan. Kadis Dukcapil Jakarta Budi Awaludin mengungkapkan hingga Selasa (22/3/2022) pelayanan cetak ulang dokumen segera sudah tuntas dilakukan.
“Tercatat terdapat 46 warga mencetak ulang KTP-el, 9 warga mencetak ulang KK, 8 cetak ulang Akta Kelahiran, 5 cetak ulang KIA, dan 1 orang cetak ulang Akta Kematian,” jelas Budi.
"Iya, besok tutup. Tapi kalau hari ini sudah selesai semua ya ditutup hari ini. Misal ada yang belum, mereka bisa ajukan ke RW, nanti RW follow-up ke kita. Semua sekarang juga cepet kok, biarpun melalui RW bisa langsung dicetak kok," sambungnya.
Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh selalu mengarahkan jajarannya agar proaktif melakukan operasi tanggap bencana dengan mengganti dokumen kependudukan kepada masyarakat korban bencana.
“Dinas Dukcapil harus selalu proaktif dalam memfasilitasi warga yang terkena bencana, lakukan kegiatan jemput bola. Segera cetak ulang dokumen kependudukan yang hilang atau rusak agar pelayanan publik lainnya dapat segera diterima,” jelas Zudan.
Mendagri Tito Karnavian juga meminta jajaran Dukcapil untuk memberikan kemudahan bagi pengurusan data administrasi kependudukan bagi para korban terdampak bencana, tanpa prosedur yang berbelit-belit.
“Jangan dipersulit, semuanya harus serba cepat, berikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, apalagi mereka yang sedang berduka karena terdampak bencana,” ucap Tito. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.