Bogor — Dinas Dukcapil Kota Bogor kembali menghadirkan layanan administrasi kependudukan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui Dukcapil Family Festival 2026. Kegiatan yang digelar di Bogor Great Mall, kawasan Yasmin, Kota Bogor, ini berlangsung selama dua hari, 13-14 Juni 2026.
Pada kesempatan ini, Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi hadir didampingi Direktur PIAK Muhammad Nuh Al Azhar, Sabtu (13/6/2026). Turut hadir Wali Kota Bogor Dedie Abdu Rachim sekaligus membuka acara, Ketua DPRD Kota Bogor, Sekda Kota Bogor, Kadis Dukcapil Jawa Barat, Kadis Dukcapil Kota Bogor, Kadis Dukcapil Kota Depok, Ketua TP PKK Kota Bogor, serta jajaran pejabat Dukcapil pusat dan daerah.
Menurut Dirjen Teguh, Dukcapil Family Fest merupakan wujud nyata pelayanan publik yang mendekatkan dokumen kependudukan kepada warga. "Identitas adalah hak dasar setiap warga negara, dan hari ini kita pastikan masyarakat Bogor bisa mengurus KTP-el, KIA, hingga dokumen lain secara cepat, gratis, dan tidak pakai ribet,” ujar Teguh Setyabudi.

Wali Kota Bogor Dedie Abdu Rachim menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Dukcapil Family Fest 2026 oleh Disdukcapil Kota Bogor dengan dukungan Ditjen Dukcapil Kemendagri.
Ia mengatakan, kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang dekat dengan masyarakat.
“Kami mengapresiasi kerja keras Disdukcapil Kota Bogor yang berhasil menghadirkan Dukcapil Family Fest sebagai ruang pelayanan publik yang inovatif. Dengan adanya layanan terpadu ini, warga bisa berbelanja, berwisata, sekaligus mengurus dokumen kependudukan tanpa biaya. Inilah bentuk pelayanan yang humanis, memudahkan masyarakat, dan memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah,” ujar Dedie.
Suasana bahagia terasa ketika Dirjen Dukcapil bersama jajaran pejabat menyerahkan secara simbolis 544 Kartu Identitas Anak (KIA) kepada warga Kota Bogor. Hal ini menandai angka yang sama HUT Kota Bogor yang ke-544. Anak-anak yang menerima KIA tampak antusias, sementara orang tua mereka menyambut dengan senyum lega karena kini putra-putri mereka memiliki dokumen resmi yang menjadi bagian penting dari perjalanan hidup mereka.
Tak berhenti di situ, panggung acara juga menjadi saksi penghargaan bagi para mitra dan tokoh masyarakat. SPS (Satuan PAUD Sejenis) Nalika Alit, Ketua PC Fatayat NU, dan Ketua Himpaidi (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia) menerima piagam penghargaan atas kontribusi mereka dalam mendukung layanan kependudukan. Tepuk tangan meriah hadirin mengiringi momen tersebut, menandakan apresiasi publik terhadap kerja sama lintas komunitas.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Kabid Dafduk yang memasuki masa purnabakti, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi panjangnya. Tiga kelurahan terbaik turut menerima piagam, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan.
Dukcapil juga meneguhkan sinergi dengan mitra kolaboratif, menyerahkan piagam kepada Bank Jabar, RS Bunda Suryatni, RS Nuraida, Bank Kota Bogor, RS Siloam, dan RS Mayapada. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting bagi pelayanan publik yang lebih luas dan inklusif.

Layanan Terpadu untuk Warga
Festival ini bukan sekadar seremoni tahunan, lebih dari itu menghadirkan layanan nyata yang langsung bisa diakses masyarakat. Di area Great Mall, warga dapat menemukan stand layanan adminduk Dukcapil Kota Bogor, tempat mereka mengurus KTP-el, KK, hingga akta kelahiran dengan cepat dan tanpa biaya.
Di sisi lain, hadir pula layanan perbankan dari Bank Jabar dan Bank Kota Bogor yang memudahkan warga membuka rekening atau berkonsultasi soal keuangan. Tidak kalah penting, sejumlah rumah sakit dari Bogor dan Depok membuka layanan kesehatan gratis, memberikan pemeriksaan dasar bagi pengunjung.
Antusiasme warga terlihat dari panjangnya antrean di berbagai stand layanan. Hingga pukul 17.20 WIB, tercatat 746 layanan administrasi kependudukan berhasil diberikan kepada masyarakat.
Menurut Ketua Tim Identitas Penduduk dan Penduduk Rentan Ditjen Dukcapil, Ahmad Ridwan, rinciannya meliputi 75 aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), 121 pencetakan Kartu Keluarga, 212 pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA), serta 251 pencetakan KTP-el.
Selain itu, terdapat 23 perekaman KTP-el pemula, 38 penerbitan Akta Kelahiran, 10 Akta Kematian, 15 Surat Keterangan Pindah WNI (SKPWNI), dan bahkan 1 akta perceraian yang berhasil diproses.
Angka ini menunjukkan betapa besar kebutuhan masyarakat terhadap layanan kependudukan, sekaligus menegaskan komitmen Dukcapil untuk hadir dengan solusi cepat, tanpa calo, dan gratis.
Kadis Dukcapil Kota Bogor Ganjar Gunawan urun menjelaskan, Dukcapil Family Festival digagas agar warga tidak hanya menikmati hiburan, tetapi juga mendapatkan kemudahan dalam mengurus dokumen kependudukan. "Semua layanan diberikan gratis, cepat, dan ramah. Kami ingin masyarakat merasa Dukcapil hadir di tengah kehidupan mereka,” jelas Ganjar.
Dukcapil Family Fest 2026 menjadi momentum penting bagi Dukcapil dan Pemerintah Kota Bogor dalam meningkatkan literasi administrasi kependudukan. Dengan kolaborasi lintas sektor, acara ini menegaskan komitmen pelayanan publik yang inklusif, modern, dan dekat dengan masyarakat. Dukcapil***

Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar