Ditulis Pada 06 April 2018 13:10 WIB

Tim Buzzer Viralkan Kebaikan Dukcapil Melalui Media Sosial

Jakarta – Untuk memperkenalkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, Ditjen Dukcapil mengoptimalkan peran Tim Buzzer sebagai alat propaganda “kebaikan” Dukcapil kepada masyarakat. 

 

Media yang digunakan adalah media sosial. Media ini dianggap paling efektif dengan jangkauan yang luas melampau semua usia. 

 

“Tim Buzzer tugas utamanya adalah melakukan counter terhadap berita dan isu-isu negatif tentang Dukcapil dan layanan administrasi kependudukan di seluruh Indonesia melalui media sosial. Ayo viralkan kebaikan Dukcapil kepada masyarakat”, ajak Kepala Bagian Perencanaan Adel Trilius di Jakarta, Senin (02/04/2018). 

 

Di hadapan peserta yang merupakan anggota Tim Buzzer, Adel Trilius juga menekankan pentingnya peran media sosial dalam propaganda layanan dan inovasi Dukcapil. 

 

Media sosial, menurutnya, menjadi media yang sangat efektif menyebarkan berita. “Ada banyak berita hoaks dan negatif lainnya bertebaran di media sosial. Nah tugas kita adalah membalasnya dengan berita-berita yang baik, serta meluruskan isu negatif”, tegas Adel. 

 

Kesempatan yang sama, Kasubbag Data, Monitoring dan Evaluasi Zainudin menyingung peran Tim Buzzer bukan hanya menyebarkan kebaikan, tapi juga meluruskan pemahaman masyarakat tentang prosedur pelayanan administrasi kependudukan.

 

“Termasuk meluruskan komentar-komentar negatif di media sosial terhadap status seseorang”, sambung Zainudin. 

 

Seperti yang diamanatkan Dirjen Dukcapil, Zainudin mengingatkan kembali agar setiap hari Tim Buzzer menyebar berita-berita yang baik tentang Dukcapil melalui media sosial yang dimilikinya. 

 

“Minimal dua media sosial. Bisa Facebook, twitter, instagram, path, atau youtube”, jelasnya. 

 

Untuk diketahui, budaya menyebarkan kebaikan Dukcapil melalui media sosial sudah dimulai sejak awal 2018 lalu. Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh mewajibkan semua pajabat Ditjen Dukcapil, mulai dari Pejabat Pengawas, Administrator, sampai Pejabat Pimpinan Tinggi. 

 

Setiap hari, hasil kampanye tersebut direkap dalam layanan Group WhatsApp Gerakan Indonesia Sadar Adminduk, dan dipantau langsung oleh Dirjen Dukcapil. Dukcapil***