Ditulis Pada 06 Agustus 2018 16:58 WIB

Prof. Zudan Optimis DKI Tuntaskan Pemberian Dokumen Kependudukan

Jakarta – Untuk memenuhi hak setiap warga negara memiliki identitas kependudukan serta menyambut Pemilu 2019, Dirjen Dukcapil Prof. Zudan Arif Fakruloh optimis Pemprov DKI Jakarta mampu menuntaskan pemberian dokumen kependudukan kepada setiap warganya. 

 

Mulai dari KTP-el sebagai syarat utama pada Pemilu 2019, juga dokumen lain seperti Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, Akta Kematian, Akta Perkawinan, dan sebagainya. 

 

Optimisme tersebut disampaikan dalam acara Rapat Koordinasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta yang dilaksanakan di DPRD DKI Jakarta, Jumat (03/08/2018). 

 

Di acara yang dihadiri oleh Sekretaris Ditjen Dukcapil I Gede Suratha, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah, serta para pejabat Dinas dan Suku Dinas Dukcapil se-DKI Jakarta tersebut, Prof. Zudan menyatakan DKI Jakarta akan merampungkan tugas tersebut pada 31 Desember 2018. 

 

“DKI (Jakarta) itu luar biasa, SDM hebat, infrastrukturnya hebat. Saya ingin DKI, dengan Kepulauan Seribu, di 31 Agustus urusan rekam dan cetak, baik itu Akta Kelahiran, KTP-el, Akta Kematian, dan semuanya itu bisa dihabiskan,” katanya.

 

Adanya tenaga SDM dan infrstruktur di Dinas Dukcapil dan Satuan Pelaksana (Sapel) DKI Jakarta terlihat dari performanya. Dalam tiga hari terakhir, contohnya, rata-rata pencetakan umum di DKI Jakarta menyentuh angka 3.533, cetak Print Ready Record (PRR) 467 per hari, dan perekaman sebanyak 1.206 per hari.

 

Selain itu, proyeksi jumlah rekam cetak hingga berlangsungnya Pemilu di tahun depan juga nampak tidak menjadi masalah. 

 

“Penduduk DKI sampai dengan 17 April 2019 itu kurang lebih ada 160.000 yang belum terekam. Kemudian ada PRR yang blm dicetak itu 80.000. Jadi, tinggal 230.000 lagi yang menjadi PR kita ini, ditambah sedikit Suket (Surat Keterangan),” jelasnya.

 

Kendati begitu, Zudan menyadari bahwa target tersebut hanya dapat terealisasi jika dan hanya jika adanya sinergi antara Dinas dan Sapel. Oleh karena itu, Zudan membuat komitmen pada seluruh perwakilan dari 267 Sapel DKI Jakarta untuk selalu menyediakan berapa pun blangko yang dibutuhkan.

 

“Blangko kita masih 15 ribu, per hari 1.200 perekaman. Bagaimana kalau saya buat komitmen untuk menyediakan berapa pun blangko yang anda semua butuhkan?” katanya yang langsung disambut dengan tepuk tangan meriah dari peserta yang hadir. 

 

Tak lupa, Zudan juga mengingatkan jajaran Dukcapil DKI agar bekerja lebih keras lagi. Ia meminta agar setiap jajaran Disdukcapil dan Sapel DKI Jakarta bekerja demi membahagiakan masyarakat.

 

“Mari Bapak-Ibu, agar apa yang ada di pikiran kita adalah bagaimana layanan kita ini dapat membahagiakan masyarakat,” pungkasnya. Dukcapil***