Ditulis Pada 16 Juli 2018 18:11 WIB

Kemendagri Gandeng Emtek Perluas Pemanfaatan Data di Era Digital

Jakarta – Pemerintah terus mendukung pembangunan sektor swasta pada bidang ekonomi. Termasuk perusahaan yang berbasis digital ekonomi serta industri kreatif. 

 

Jumat (13/07/2018) lalu, PT. Espay Debit Indonesia Koe (EDIK) yang berada di bawah Grup Emtek menggandeng Kementerian Dalam Negeri dalam pemanfaatan data kependudukan.

 

“Melalui kerjasama ini, Emtek kami berikan password. Pada Era digital, Indonesia memasuki generasi pengamanan data kependudukan serta memperluas pemanfaatan data kependudukan,” kata Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh saat memberikan arahan di acara tersebut. 

 

Pada acara yang dihadiri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan jajaran Direksi Emtek Grup serta Prof. Nasaruddin Umar di SCTV Tower, Jakarta, ini, Prof. Zudan merinci tugas yang diberikan kepada lembaga yang dimpimpinnya.

 

Menurutnya, Ditjen Dukcapil terus menjalankan tugas yang diberikan negara ke dalam tiga bagian besar. Yang pertama, lembaganya ditugasi oleh negara untuk menyediakan identitas kependudukan bagi semua WNI di dalam dan di luar negeri. 

 

“Bentuknya adalah dengan memberikan NIK untuk mewujudkan Single Identity Number (SIN). Kemudian untuk anak-anak diberikan KIA, selain NIK juga diberikan identitas yakni berupa Akta Kelahiran. Selanjutnya untuk 17 tahun diterbitkan KTP-el,” tambahnya.

 

Prof Zudan melanjutkan tugas berikutnya. Setelah proses kehidupannya selesai, masyarakat yang meninggal dunia akan diberikan Akta Kematian untuk menonaktifkan identitas yang pernah diberikan. 

 

Oleh sebab itu, sambungnya, pemerintah akan menuntaskan dan menyelesaikan pelayanan kepada seluruh masyarakat Indonesia agar memiliki identitas serta identitas secara bertingkat. 

 

“Berikutnya yang menjadi tugas kami adalah soal data kependudukan yang terus kami jaga keamanannya,” tutur Prof Zudan. Dukcapil***