Ditulis Pada 02 April 2018 18:59 WIB

Kemendagri Dorong Daerah Terbitkan Akta Tanpa Permohonan

Jakarta – Kemendagri melalui Ditjen Dukcapil terus mendorong daerah untuk berinovasi dalam layanan administrasi kependudukan. Salah satu inovasi yang harus dilakukan daerah adalah terkait layanan penerbitan Akta Kematian tanpa permohonan.

 

“Jika (layanan tanpa permohonan) bisa dilakukan akan menjadi sebuah terobosan yang akan menjamin akurasi data serta menjamin tidak ada penyalahgunaan data,” jelas Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh di Jakarta, Rabu (28/03/2018).

 

Saat ini menurut Prof. Zudan, ada beberapa daerah yang sudah menerbitkan Akta Kematian dengan proses waktu yang cukup cepat, yakni Kotabaru Kalsel, Banjarmasin Kalsel, Kota Batu Jawa Timur, Pare-pare Sulsel, Kota Mataram hingga Lombok Utara NTB.

 

“Jadi saya himbau kabupaten/kota untuk memproses pembuatan Akta Kematian dengan segera. Pencatatan kematian sangat penting bagi penduduk, terutama bagi ahli waris yang ditinggalkan, serta untuk perbaikan data kependudukan kita”, tambah Prof. Zudan.

 

Selain itu, Zudan menambahkan pembuatan Akta Kematian juga dapat terintegrasi dengan pembuatan KK baru maupun KTP-el, sehingga menjadi bagian yang melekat.

 

“Pelayanan yang terbaik adalah pelayanan yang cepat, gratis dan bahagia. Serta penuh dengan Inovasi-inovasi,” urai Zudan.

 

Perlu diketahui, seluruh petugas pencatatan sipil dari provinsi dan kabupaten/kota beberapa minggu ke depan akan mengikuti bimbingan teknis untuk meningkatkan komptensi dalam pelayanan pencatatan sipil di daerah. 

 

Bimtek yang berlangsung di Hotel Park Jakarta ini dilaksanakan untuk mendukung peningkatan cakupan kepemilikan Akta Kelahiran dan Akta Kematian nasional yang saat ini terus digalakkan pemerintah pusat. Dukcapil***