Ditulis Pada 26 Oktober 2017 17:16 WIB

Dirjen Imbau Dukcapil Kota Kupang Segera Distribusikan KTP-el Warga

Kupang – Untuk melihat langsung pelayanan administrasi kependudukan, Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh mendatangi kantor Dinas Dukcapil Kota Kupang, Selasa (24/10/2017). 

 

Kunjungan berlangsung usai menghadiri perhelatan Rakernas dan Seminar Nasional Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Tahun 2017 di Hotel Aston Kota Kupang.

 

“KTP-el yang sudah tercetak untuk segera dibagi dan didistribusikan kepada warga. Info yang saya dapat, ada sekitar 2 ribu keping KTP-el yang sudah dicetak dan menunggu diambil”, ujar Prof. Zudan. 

 

Terkait itu, Ketua DPN Korpri ini menghimbau Dinas Dukcapil Kota Kupang untuk segera mendistribusikan KTP-el tersebut kepada warga. Menurutnya, harus ada komunikasi untuk menginformasikan KTP-el tersebut dan mengantar ke kelurahan.

 

“Harus dibangun komunikasi. Tolong diumumkan di koran, website atau Medsos bahwa KTP-el sudah tercetak. Atau antarkan ke kantor kelurahan masing-masing. Prinsipnya KTP-el harus segera sampai” tegas mantan Plt. Gubernur Gorontalo ini.

 

Selain itu, Dirjen Dukcapil juga menyoroti penempatan petugas front office yang belum memiliki kemampuan menyampaikan informasi dengan baik kepada warga. 

 

“Saya menyamar mengurus KTP-el dan meminta informasi, ternyata tidak bisa memberi jawaban yang tepat”, lanjutnya. 

 

Menurutnya, di front office atau bagian informasi harus ditempatkan petugas yang cakap dalam berkomunikasi, memiliki pemahaman terkait administrasi kependudukan, serta berpenampilan menarik. 

 

Prof. Zudan berharap pengalaman di Kota Kupang dapat menjadi masukan bagi daerah lain untuk terus memperbaiki layanan kepada masyarakat. 

 

Sebagai instansi pelaksana pelayanan administrasi kependudukan, Dinas Dukcapil menurutnya harus menampilkan yang terbaik kepada masyarakat. Penataan ruang pelayanan yang rapi, tersedia papan pengumuman untuk informasi, ruang tunggu yang representatif, dan sebagainya. 

 

“Perekaman KTP-el harus ada di kantor dinas, bukan hanya di kecamatan. Dan sudah saatnya kita melaksanakan layanan terintegrasi, layanan 3 in 1, atau layanan 4 in 1”, tutupnya. Dukcapil***