Ditulis Pada 31 Juli 2018 07:23 WIB

Bupati Malinau Apresiasi Dukcapil Layani Warga Perbatasan Negara

Malinau – Bupati Malinau Yansen Tipa Padan sangat mengapresiasi kerja nyata dua Dinas Dukcapil di wilayah perbatasan negara, Malinau dan Nunukan. Dinas Dukcapil memiliki komitmen untuk menuntaskan pendataan penduduk dengan cara mendatangi langsung dan menginap di wilayah kecamatan perbatasan negara untuk melayani dokumen kependudukan masyarakat. 

 

Hal ini disampaikan Plh. Sekda Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Malinau Ernes Silvanus membacakan kata sambutan Bupati Malinau kepada peserta Rapat Koordinasi Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) di Malinau, Senin (30/07/2018). 

 

Kegiatan yang berlangsung di Aula Pertemuan Kantor Bupati Malinau ini juga dihadiri Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Kaltara Samuel Parrangen mewakili Gubernur Kaltara, dan para Kepala Dinas Dukcapil kabupaten/kota se-Kaltara.

 

Selain itu, juga hadir para pejabat Pemprov Kaltara, para Kepala Dinas Dukcapil se-Kaltara, para Kepala OPD se-Kaltara dan Malinau, Forkompimda Malinau, FKUB Malianu, para Camat se-Malinau, Kepala Desa se-Malinau dan RT/RW terdekat Malinau, serta perwakilan SD, SMP, SMK, dan SMU. 

 

Ernes melanjutkan, kabupaten yang biasa disebut dengan Bumi Intimung ini memiliki luas wilayah terbesar atau 52 persen dari luas Kaltara (3,98 juta hektar). Dengan wilayah yang luas, Malinau hanya dihuni oleh 1 sampai 2 jiwa per kilo meter. Hal ini menurut Ernes menyebabkan sangat mungkin penduduk Malinau tidak terjangkau pelayanan pencatatan dan pendataan oleh Dinas Dukcapil. 

 

Namun, apa yang dilakukan Kepala Dinas Dukcapil dan jajarannya untuk melakukan pendataan di wilayah perbatasan bahkan menginap di lokasi merupakan wujud komitmen dan pengabdian. 

 

“Kepala Dinas Kependudukan dan jajarannya, beliau selama 10 hari berada di desa Long Ampung dan beliau ganti lagi katanya nanti akan mengadakan pencatatan di Kayan Hulu. Tepuk tangan dulu untuk Pak Kadis karena beliau selama 10 hari dalam arti hadir bersama-sama masyarakat kita di perbatasan untuk mencatatkan semua kepentingan dokumennya.”, jelas Ernes disambut tepuk tangan meriah dari peserta Rakor. 

 

Long Ampung adalah salah satu desa di kecamatan Kayan Selatan, Kabupaten Malinau.

 

Selanjutnya Bupati Malinau menyampaikan dalam sambutannya bahwa dokumen kependudukan merupakan dokumen primer dan dokumen pokok yang sangat diperlukan oleh masyarakat. 

 

“Berarti dokumen yang sangat pokok diperlukan. SIM jadi karena KTP-el, pasport jadi karena KTP-el, semua jadi karena KTP-el. Jadi kelihatan memang sangat pokok”, lanjut Ernes. 

 

Tidak lupa, Bupati Malinau menyampaikan harapannya agar peserta Rakor mengikuti kegiatan dengan baik serta menyerap ilmu dari narasumber untuk dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan dokumen kependudukan yang kerap ditemui selama pelayanan, serta untuk merumuskan dengan fungsi yang tepat bagi peningkatan pelayanan Adminduk. 

 

“Saya selaku Bupati Malinau juga mengajak seluruh masyarakat untuk tertib administrasi kependudukan demi kepentingan bersama dan sebagai bukti bahwa kita adalah warga negara Indonesia yang taat aturan. Hal ini juga merupakan bentuk semangat membangun kita untuk Indonesia khususnya Kalimantan Utara menuju Kalimantan Utara yang mandiri, aman dan damai”, kata Ernes membacakan sambutan Bupati Malinau. 

 

Pada kesempatan ini, juga dilakukan penyerahan KTP-el dan dokumen kependudukan lainnya hasil pelayanan di dua kecamatan perbatasan negara, yaitu Kecamatan Kayan Selatan dan Kecamatan Kayan Hulu. 

 

Untuk diketahui, Kaltara berbatasan langsung di darat dengan Malaysia, yaitu negara bagian Sabah dan Sarawak. Bahkan Kaltara merupakan provinsi dengan daerah perbatasan terpanjang di Indonesia dengan garis perbatasan sepanjang 1.038 KM.

 

Di Kaltara, terdapat 20 kecamatan perbatasan. Sebanyak 5 kecamatan di antaranya merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Malinau, yaitu Kayan Hulu, Kayan Hilir, Kayan Selatan, Pujungan, dan Bahau Hulu.

 

Sementara 15 kecamatan lainnya masuk wilayah Kabupaten Nunukan, yaitu Kayan Hulu, Kayan Hilir, Kayan Selatan, Pujungan, dan Bahau Hulu. Dukcapil***