Dukcapil DKI Siapkan Kartu Identitas Baru Bagi Korban Kebakaran di Cipinang


2019-07-08 00:33:32

Jakarta – Pemerintah ambil langkah cepat menghadapi bencana kebakaran yang melanda warga Jalan Cipinang Jaya I, Kelurahan Cipinang Besar Selatan. Selain evakuasi dan bantuan logistik, pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) juga digalakan untuk mengganti dokumen kependudukan yang rusak.

Adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta, selaku instansi pelaksana Adminduk setempat, siap menggelar layanan pembuatan kartu identitas baru bagi 147 korban terdampak kebakaran.

“Semua dokumen yang rusak, hilang, terbakar, akan disiapkan penggantinya. Dan kita menempatkan petugas Dukcapil di sini,” kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, kala diwawancarai wartawan di lokasi bencana, Jakarta Timur, Minggu (7/7/2019).

Upaya pembuatan dokumen baru itu dilakukan dengan sistem jemput bola yang akan dimulai hari ini, Senin (8/7/2019). Ikhtiar ini semata-mata ditujukan agar memudahkan korban yang terdampak bencana untuk kembali memiliki dokumen kependudukan selaku instrumen dasar guna mengakses berbagai pelayanan publik.

“Mereka bisa mudah untuk mendaftar, dan jangan khawatir soal dokumen. Insya Allah semuanya diamankan,” lanjut Anies.

“Administrasi pelayanan Dukcapil juga besok kita buka di sini. Engga ada warga yang sulit mengurus administrasi. Kita tanggung jawab sama-sama,” tambah Wali Kota Jakarta Timur, M. Anwar, di tempat dan kesempatan yang sama.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrulloh, mengingatkan agar seluruh jajarannya selalu peka dan reaktif terhadap kejadian-kejadian tak terduga di masyarakat, khususnya menyangkut ketertiban Adminduk.

 Zudan mengatakan bahwa kepekaan dan dinamisme pelayanan yang reaktif adalah bagian dari semangat pelayanan Adminduk. 

Hal itu tercermin dari langkah-langkah Dukcapil, seperti saat dirinya melakukan diskresi pelayanan darurat bagi korban bencana, di antaranya bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala beberapa waktu silam.

“Pelayanan kita reaktif dan adaptif. Kebakaran dan bencana lainnya adalah bentuk dari kejadian tak terduga, maka penyelesaiannya pun mesti melalui kebijakan yang tidak biasa,” jelasnya. Dukcapil***