Jakarta - Di mana saja, kapan saja, para punggawa Ditjen Dukcapil Kemendagri siap melayani kebutuhan administrasi kependudukan masyarakat. Termasuk di tengah perayaan "Syawal Berbagi Satukan Hati dengan Berbagi" di kantor PAM Jaya Instalasi Pengolahan Air (IPA) I Jalan Penjernihan 1, Bendungan Hilir, Jakarta, Jumat (19/5/2023).
Ditjen Dukcapil Kemendagri dengan didukung oleh Sudin Dukcapil Jakarta Pusat membuka tenda pelayanan jemput bola aktivasi identitas kependudukan digital atau Digital ID kepada segenap karyawan PAM Jaya yang sedang berhalal bil halal usai Idul Fitri 1444 H.
Sebanyak 20 petugas gabungan Dukcapil tersebut melayani sekitar 1.200 karyawan PAM Jaya yang hadir. Dengan penuh perhatian dan kesabaran mereka menjelaskan kepada ratusan karyawan yang antusias tentang prosedur mengaktivasi KTP Digital tersebut.
Langkah pertama dengan mengunduh aplikasi IKD melalui toko aplikasi Google Play Store. Setelah terinstal, silakan buka aplikasi IKD di ponsel dan isi data diri seperti NIK, e-mail dan nomor handphone, lalu klik opsi verifikasi data.
Lakukan verifikasi wajah dengan pilih tombol ambil foto untuk melakukan pemadanan Face Recognation. Setelah tahap pendaftaran di ponsel, pemohon harus mendatangi petugas operator di meja pelayanan setempat untuk mendapatkan dan melakukan pemindaian (scan) kode QR.
Setelah melakukan pemindaian, cek e-mail yang didaftarkan tadi untuk mendapat 6 digit PIN guna aktivasi KTP digital di aplikasi IKD. Kemudian, klik opsi aktivasi.
Selanjutnya, masukkan kode aktivasi atau PIN tersebut dan kode captcha di kolom yang tersedia, lalu klik opsi aktifkan.
Terakhir, masuk ke aplikasi IKD menggunakan PIN yang telah diaktivasi tadi.
Kini, KTP digital berhasil dibuat. Masyarakat yang sudah mengaktivasi KTP digital di aplikasi IKD dapat melihat data-data kependudukan miliknya.
Hingga Jumat sore saat meja pelayanan ditutup, sebanyak 432 orang pemohon berhasil mengaktivasi aplikasi IKD di ponsel Android mereka. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.