Jakarta – Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi DKI Jakarta, Astri Megatari, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap peran Dukcapil dalam pemutakhiran data pemilih untuk penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.
Kerja sama yang solid antara KPU dan Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri dinilai sangat penting untuk memastikan data pemilih yang akurat dan menghindari permasalahan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
"Peran Dukcapil sangat krusial. Tanpa data DP4 (Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu), kami tidak dapat melakukan pemutakhiran data pemilih," ujar Astri pada acara Lokakarya Penyusunan Strategi Rebranding Ditjen Dukcapil 2024 di Jakarta, Kamis (24/10/2024).
Data pemilih yang akurat juga mencegah masalah seperti kelebihan jumlah surat suara yang dicetak. "Jika jumlah surat suara melebihi jumlah pemilih, itu akan menyebabkan pemborosan anggaran," jelasnya.
Astri menekankan bahwa pemutakhiran data melalui proses Coklit (Pencocokan dan Penelitian) dan penyusunan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sangat bergantung pada data dari Dukcapil.

Di kesempatan berbeda Direktur Bintur, Andi Kriarmoni menegaskan komitmen Dukcapil dalam mendukung KPU untuk mencapai pemilu yang jujur dan adil. "Kerja sama ini penting untuk menciptakan pemilu yang dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Andi menambahkan, Dukcapil siap menyediakan data yang akurat dan melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya partisipasi dalam pemilu. "Dengan sinergi yang kuat, kami berharap pemilu kepala daerah mendatang dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi," katanya.
Dirjen Dukcapil, Teguh Setyabudi mempertegas bahwa kerja sama dengan KPU sangat penting untuk memastikan pemilu yang sukses. "Data yang valid akan memastikan setiap suara terhitung dan proses pemilu berjalan baik," kata Dirjen Teguh yang kini menjabat Pj. Gubernur DKI Jakarta. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar