Kapuas - Ditjen Dukcapil terus membuktikan komitmennya dalam melayani masyarakat hingga ke pelosok negeri. Melalui kegiatan Jemput Bola Fasilitasi Layanan Adminduk Bagi Penduduk Rentan di Wilayah 3T (Terluar, Terdepan, dan Tertinggal), Tim Dukcapil memberikan layanan administrasi kependudukan (Adminduk) di Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat.
Selama 4 hari mulai Jumat hingga Senin, 22-25 November 2024, Tim Jebol Adminduk Ditjen Dukcapil didukung Disdukcapil Provinsi Kalbar dan Disdukcapil Kabupayen Sanggau berhasil melayani total 1.719 dokumen kependudukan.
Plh. Dirjen Dukcapil, Handayani Ningrum memberikan apresiasi atas dedikasi tim dalam menjalankan tugas di daerah perbatasan. "Kegiatan ini mencerminkan kehadiran negara dalam memberikan layanan langsung kepada masyarakat, terutama mereka yang termasuk kelompok rentan. Dengan semangat kerja sama dan pelayanan prima, kami memastikan bahwa setiap warga memiliki akses yang sama terhadap dokumen kependudukan," ujar Handayani, Senin (25/11/2024).

Selama empat hari berturut-turut, tim menyelesaikan berbagai layanan adminduk. Pada hari pertama, Jumat (22/11/2024), tim melayani hingga 640 dokumen, termasuk penerbitan 135 Kartu Keluarga, perekaman 85 data KTP-el, pencetakan 308 KTP-el, serta penerbitan 51 Akta Kelahiran dan 20 Akta Kematian. Layanan juga mencakup Kartu Identitas Anak (KIA), surat keterangan pindah, dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Sabtu (23/11/2024) menjadi hari kedua yang juga berjalan sukses dengan jumlah layanan mencapai 416 dokumen. Di hari ini, tim memfokuskan pada pencetakan 253 KTP-el, disertai layanan pendukung lainnya seperti penerbitan 61 KK dan 31 Akta Kelahiran. Meski cuaca sempat menjadi tantangan, dedikasi tim memastikan pelayanan berjalan lancar.
Pada Minggu (24/11/2024), meskipun jumlah layanan sedikit lebih rendah, tim tetap berhasil membantu masyarakat dengan menyelesaikan 112 dokumen. Kegiatan pada hari ini menjadi ajang konsolidasi untuk memastikan seluruh penduduk yang membutuhkan layanan segera terlayani, termasuk pencetakan ulang KTP-el yang mendesak.
Pada hari terakhir, Senin (25/11/2024), tim berhasil menyelesaikan 551 layanan dalam sehari. Dengan fokus pada penerbitan KK, Akta Kelahiran, serta layanan perekaman dan pencetakan KTP-el, tim juga berhasil memberikan layanan akta perkawinan bagi 19 pasangan yang membutuhkan pencatatan resmi. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat dan petugas Dukcapil membuat hari terakhir kegiatan ini berjalan dengan sangat baik.
Menurut Handayani Ningrum, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyelesaian dokumen, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya dokumen kependudukan. "Kami berharap masyarakat memahami bahwa dokumen kependudukan adalah jembatan untuk mengakses berbagai layanan publik, mulai dari kesehatan hingga pendidikan," jelasnya.
Setelah menyelesaikan tugas di lapangan, tim Ditjen Dukcapil bertolak kembali ke Jakarta pada hari Selasa. Perjalanan dimulai sejak pagi dari Kecamatan Sekayam menuju Bandara Supadio di Pontianak, dan kemudian terbang ke Jakarta.
Handayani berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi pelaksanaan layanan serupa di wilayah lain.
Ia juga menegaskan bahwa Ditjen Dukcapil akan terus berupaya menjangkau kelompok rentan di berbagai pelosok Indonesia. "Ini adalah langkah nyata dari semangat pelayanan kami untuk membangun inklusi sosial dan memastikan setiap warga negara mendapatkan haknya," tutupnya. Dukcapil***

Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar