Jakarta - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri terus berkiprah membina anggota yang terdiri dari istri para ASN. Tugas Dharma Wanita antara lain memperkukuh rasa persatuan dan kesatuan, meningkatkan kemampuan dan pengetahuan, serta meningkatkan kepedulian sosial dan melakukan pembinaan mental dan spiritual anggota.
Sebagai bagian dari program kerja terutama untuk meningkatkan pengetahuan para ibu, DWP Ditjen Dukcapil menggelar sesi Webinar bertema "Mengolah Sampah Organik Menjadi Berkah", Jumat (4/3/2022).
"Di Indonesia penyumbang penumpukan sampah terbesar adalah limbah rumah tangga yang komposisi utama adalah sampah sisa makanan atau biasa disebut sebagai sampah organik," kata Ketua Umum DWP Ditjen Dukcapil Ibu Ninuk Triyanti Zudan dalam acara daring yang diikuti sekitar 125 peserta.
Hadir Wakil Ketua DWP Ibu Mery Hani, istri para pejabat eselon II, jajaran pengurus dan anggota DWP Ditjen Dukcapil, serta narasumber Ibu Kartini dari Komunitas Eco Enzyme Nusantara (EEN).
Menurut Kartini, eco enzyme merupakan salah satu alternatif pemanfaatan limbah organik menjadi suatu produk dengan nilai ekonomi dan nilai manfaat yang tinggi
"Membuat eco enzyme itu sangat mudah, yakni dengan mencampurkan bahan-bahan yang mudah didapat di dapur para ibu, yakni gula jawa, kulit buah atau sayuran dan air dengan perbandingan 1:3:10. Yakni 1 kilo gula jawa, 3 kilo kulit buah dan sayuran serta 10 liter air bersih," jelas Kartini.
Eco enzyme sering disebut sebagai cairan multiguna, karena dapat digunakan di lingkungan rumah tangga, pertanian, peternakan hingga bidang industri.
Contoh penggunaan tersebut di antaranya, untuk bahan kosmetik alami, bahan obat-obatan alami, bahan pembersih lantai/desinfektan, insektisida. Bahkan digunakan sebagai pupuk cair yang dapat merangsang hormon tanaman untuk meningkatkan kualitas buah dan sayuran serta meningkatkan hasil panen.
"Dengan membuat eco enzyme berarti kita menyayangi bumi dengan melakukan daur ulang juga menyayangi diri sendiri dan keluarga," kata Kartini.
Pada bagian lain, DWP Ditjen Dukcapil di hari 'Jumat Berkah' ini juga membagikan bantuan antara lain berupa pakaian seragam bagi para Guru TK Pertiwi, yang juga sebagai TK binaan DWP Dukcapil.

Selain itu sebanyak 74 paket sembako dan nasi kotak lengkap lauk pauk dibagikan kepada para karyawan di lingkungan Ditjen Dukcapil. Mereka adalah para petugas kebersihan, sopir kendaraan dinas, pramubakti dan petugas pengamanan dalam (Pamdal).
"Mari kita berikan yang terbaik yang bisa kita lakukan kepada seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan," kata Ibu Ninuk Triyanti. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.