Cianjur - Demi percepatan penerbitan dokumen kependudukan di bulan Ramadan, Disdukcapil Cianjur mengadakan program “Berkah Ramadan”. Setiap pemohon yang mengurus pembuatan KTP-el, KK dan Surat Keterangan diberlakukan “Semedi”.
“Semedi” di sini bukan artinya berdiam diri di satu tempat. Namun memiliki artian “Sehari Mesti Jadi”.
Masyarakat yang datang ke kantor Disdukcapil Kabupaten Cianjur hanya datang sekali mulai dari permohonan, pengajuan berkas, hingga pencetakan dokumen.
Ini sesuai dengan arahan Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh, "Kunci pelayanan publik sekarang: cepat selesai."
Rujukannya Permendagri No. 19 Tahun 2018, semua pelayanan di Dinas Dukcapil sehari harus selesai.
"Dulu sebelum ada tanda tangan elektronik (TTE) lelet itu wajar. Sekarang dengan TTE tidak boleh lelet lagi. Harus jauh lebih cepat selesai, termasuk pelayanan di kecamatan dan kelurahan," tandas Dirjen Zudan.
Kepala Disdukcapil Cianjur, H Munajat, mengatakan pihaknya memaksimalkan pelayanan kepada warga yang memohon di hari itu akan beres pada hari itu juga.
"Namanya Semedi yang artinya sehari mesti jadi, awalnya pelayanan hanya dari Senin-Kamis namun sekarang dari Senin sampai Jumat," kata Munajat, Rabu (13/4/2022).
Munajat menyatakan, Berkah Ramadan menjadi nama dalam program yang bergulir sejak awal bulan puasa ini. Halaman kantor saat ini disulap menjadi area tempat tunggu dengan menambah kursi tunggu yang dipindahkan dari beberapa dinas.
"Kami juga menambah enam meja pelayanan data kependudukan. Rata-rata pemohon 100 orang datang per harinya ," katanya.
Munajat juga menorong agar setiap kecamatan membuka pelayanan dari pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB.
Menanggapi program itu seorang pemohon KTP-el, Firman (24) mengatakan, "Saya bikin KTP sama istri alhamdulilah cepet banget, tak seperti dulu lama."
Ini sebetulnya cita-cita Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Selain cepat juga harus membahagiakan dan berkualitas. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.