Jakarta - Sekarang eranya kerja kolaboratif. Proses kerja monopolistik adalah era masa lalu yang ternyata tidak mampu menyelesaikan banyak persoalan.
Demikian disampaikan oleh Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh pada puncak peringatan Hari Kartini Dharma Wanita Persatuan (DWP) 2022 dirangkai dengan webinar bertema "Peran Perempuan dalam Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) untuk Mewujudkan Keluarga yang Bahagia", Selasa (26/4/2022).
"Kerja kolaboratif serta kerja sinergis akan menjadi solusi di masa depan, ketika semua sumber daya mengalami berbagai keterbatasan. Kalo kita kerja sendiri, maka semua sumber daya harus kita penuhi sendiri. Ini menjadi berat," kata Zudan yang juga Ketum Dewan Pengurus Korpri Nasional.
Zudan menilai kerja sama sinergis dan harmonis antara Dukcapil dan Dharma Wanita menjadi contoh tata kelola pemerintahan yang bagus.
"Kerja sama DWP dan Dukcapil untuk urusan GISA ini sangat bagus. Kalau kita keroyok seperti ini urusan Adminduk akan cepat selesai," tukas Zudan, "Dukcapil dan seluruh DWP mendorong seluruh masyarakat sadar adminduk. Memenuhi semua hak masyarakat mendapatkan dokumen kependudukan."
Sebagai Dirjen Dukcapil, Zudan merasa sangat terbantu bila bersama DWP bergerak menyisir mendata masyarakat dari rumah ke rumah. Inilah, kata Zudan, esensi pelayanan adminduk yakni melayani penduduk door to door.
"Kalo kita menyisir ke seluruh pintu-pintu rumah, maka pelayanan adminduk dari mulai akta lahir hingga akta kematian bisa kita tuntaskan. Yang bisa menyisir sampai ke pintu rumah yang paling efektif adalah ibu-ibu," ulas Zudan.
Sebab gerakan kaum Hawa ini bisa masuk melalui pintu mana pun. "Ke sektor pendidikan bisa masuk, urusan sosial bisa masuk, kesehatan bisa masuk. Dan dalam banyak hal Bapak-bapak sangat nurut dengan ibu-ibunya," kata Zudan seraya menambahkan kalimat menggelitik.
"Bayangkan kalo pagi tersedia teh, 'Pak minum teh'. Bapaknya nurut. Disediakan nasi goreng mau, telur mau. Karena kalo nggak mau, hanya itu yang disediakan," ujarnya disambut gerr hadirin.
Maka Dirjen Zudan pun serius mengajak jajaran Dukcapil di manapun agar mengikuti langkah kolaboratif ini.
"Ayo kawan Dinas Dukcapil kabupaten/kota, monggo terus ini dilanjutkan sampai tugas kita selesai. Tugas selesai adalah pada tahapan ini targetnya terpenuhi dengan kualitas yang baik. Karena tahun depan akan ada target-target lagi yang harus kita selesaikan. Jadi kerja sama Dukcapil dengan DWP akan terus kita lakukan," kata Dirjen Zudan Arif Fakrulloh menandaskan.
Sementara itu, Ketua Umum DWP Enny Kuntarti Tjahjo Kumolo menyampaikan bahwa optimalisasi Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) merupakan salah satu kegiatan Dharma Wanita.
"Tertib adminduk merupakan hal fundamental dalam tata kelola kehidupan bernegara dan patut untuk dipenuhi. Kesadaran masyarakat untuk memiliki dokumen kependudukan dan mengurusnya sendiri sedari awal diharapkan meningkat, termasuk dengan dicanangkannya GISA," kata Enny Tjahjo. Dukcapil***


Komentar
Komentar di nonaktifkan.