Samarinda — Puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 yang dipusatkan di Plenary Hall Samarinda Convention Center, Komplek Gelora Oening Kadrie, Samarinda, Kaltim, direncanakan berlangsung 7 hingga 9 Juli 2025. Ajang besar bagi para ibu yang tergabung dalam Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga ini diperkirakan bakal menyedot perhatian ribuan peserta dari seluruh Indonesia.
Berbagai rangkaian kegiatan pendamping disiapkan untuk menyemarakkan suasana dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu magnet utama dalam side event HKG PKK ke-53.
Produk unggulan daerah, hasil kerajinan tangan, kuliner khas, hingga karya inovatif binaan TP PKK dari berbagai kabupaten/kota akan dipamerkan dalam stan-stan yang tersedia. Tak hanya ajang promosi, pameran ini juga menjadi ruang kolaborasi ekonomi kreatif lokal.
Bukan cuma menghadirkan kemeriahan, HKG PKK ke-53 juga membawa misi pelayanan langsung kepada masyarakat. Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, Ibu Tri Tito Karnavian secara khusus meminta Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri mengisi booth khusus layanan administrasi kependudukan.
"Bidang/Pokja I TP PKK Pusat berencana membuka booth/stand sebagai bagian dari rangkaian acara HKG PKK ke-53. Sehubungan dengan hal tersebut, kami mohon dukungan Bapak Dirjen agar memfasilitasi pengisisan booth/stand pameran tentang program Kependudukan dan Catatan Sipil sertamembuka layanan pengurusan administrasi kependudukan bagi masyarakat di Kota Samarinda," kata Ibu Tri Tito.
Didukung Dinas Dukcapil Provinsi Kaltim dan Disdukcapil Kota Samarinda, tim Ditjen Dukcapil bakal memberikan layanan cepat, mudah dan gratis untuk seluruh dokumen kependudukan yang dibutuhkan.
Setiap pengunjung tak peduli dari mana pun asal mereka juga bisa mengaktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) melalui ponsel berbasis Android maupun iOS.
Khusus bagi pemilih pemula yang telah berusia 17 tahun, atau mereka yang belum memiliki KTP-el dapat langsung melakukan perekaman biometrik, mencetak KTP-el.
Ditjen Dukcapil juga menyediakan layanan istimewa seperti cetak ulang KTP-el yang rusak atau hilang, serta pengambilan ulang foto KTP-el untuk perempuan berhijab.
Syaratnya, gampang banget. Untuk merekam dan cetak KTP-el, pengunjung cukup membawa KK. Untuk mengganti foto perempuan berhijab atau cetak ulang KTP-el yang rusak cukup membawa KTP-el yang lama. Bagi yang KTP-el nya hilang, membawa surat keterangan hilang dari kepolisian.
Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi menyambut baik event besar berskala nasional ini. "Pelayanan jemput bola ini ditujukan untuk mendekatkan akses layanan adminduk kepada masyarakat. Kami berharap warga Kota Samarinda dan sekitarnya akan makin mudah mengurus dokumen kependudukan, seperti KTP-el, akta kelahiran, dan lain-lain," kata Dirjen Teguh Setyabudi. Dukcapil***
Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar