Bandung - Selesai mewakili Mendagri Tito Karnavian dalam Musrenbang Provinsi Jabar 2024, Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi berkunjung ke Dinas Dukcapil Kota Bandung, untuk seterusnya ke Dinas Dukcapil Provinsi Jawa Barat, Selasa (21/3/2023). Di kantor Disdukcapil Kota Bandung, kunjungan Dirjen Teguh bertujuan melakukan pembinaan dan memantau langsung pelayanan administrasi kependudukan.
Dirjen Teguh menilai pelayanan Adminduk oleh Disdukcapil Kota Bandung di bawah pimpinan Kadis Tatang Muchtar, sudah bagus dengan menerapkan layanan satu hari selesai (One Day Service). Dirjen Dukcapil pun melihat Dukcapil Kota Bandung menyediakan layanan tanpa turun (Lumpat atau Drive Thru) untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan dengan waktu relatif singkat.
"Disdukcapil Kota Bandung pun mencapai target yaitu Akta Kelahiran 99,8 persen dari target nasional 2023 yaitu 98 persen. Sedangkan target lainnya terus diupayakan agar dapat mencapai target nasional," kata Teguh.
Pria kelahiran Purwokerto, 8 Maret 1967 ini, mengapresiasi berbagai inovasi dalam pelayanan Disdukcapil Kota Bandung. Inovasi itu antara lain, 'Salaman' (Selesai Dalam Genggaman), layanan melalui aplikasi Salaman untuk pengajuan akta, KIA dan surat pindah secara online.
'Mepeling' (Memberikan Pelayanan Keliling), layanan Jemput Bola berkeliling dengan menggunakan mobil layanan, seperti ke sekolah, madrasah, kampus, Panti Asuhan/Jompo, RS/Faskes, Lapas/Rutan, pusat perbelanjaan, dan lainnya. Ada pula 'Bi Eha' (Bisa euy Hebat) dan 'Mang Udin' (Mangga Urus Identitas Kependudukan), yaitu inovasi pemberian layanan pengurusan dokumen Adminduk ke tempat pemohon berkebutuhan khusus seperti lansia, sakit keras dan difabel.
.jpeg)
Selanjutnya 'Geulis' (Gerai Layanan Untuk Istimewa), inovasi untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat dengan membuka gerai di berbagai lokasi, seperti di Mall, Kantor DPRD, MPP dan lokasi lain.
Layanan Delivery Service, yakni pengantaran dokumen seperti akta kelahiran dan KTP sampai ke rumah penduduk bekerja sama dengan PT Pos Indonesia, serta 'Jalan Ramah' (Jasa Layanan Antar ke Rumah) berkolaborasi dengan Gojek dan memanfaatkan fitur GoSend untuk mengantarkan dokumen KIA langsung ke rumah pemohon.
Dalam berbagai kesempatan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selalu mendorong jajaran Ditjen Dukcapil di mana pun proaktif memaksimalkan pelayanan administrasi kependudukan bagi siapa pun dan di mana pun penduduk Indonesia berada.
"Kita harus memastikan semua penduduk tanpa kecuali dan diskriminasi tercatat semuanya dalam database penduduk. Ini menjadi tugas besar Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri," ujar Mendagri Tito. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.