Surabaya — Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri, Teguh Setyabudi, 'turun gunung' memantau kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (11/9/2025).
Hari itu cukup menguras tenaga, tapi Dirjen Teguh tetap semangat menjalankan tugasnya yang diperintah langsung Menteri Dalam Negeri.
Usai paginya membuka rapat Monitoring Kamtibmas Provinsi Jatim bersama Wakil Gubernur Emil Dardak, dan rapat yang sama dengan jajaran Wali Kota Surabaya Edi Cahyadi, malam harinya Dirjen Teguh masih berkenan mengunjungi pelaksanaan Siskamling di 3 lokasi sekaligus. Yakni di RW 2 Kelurahan Kertajaya, Kecamatan Gubeng; Polsek Wonokromo; dan Kampung Sukarno, Jl. Pandean Gang II No. 8 RT 02 RW 13, Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Jawa Timur.
Hadir pada kesempatan itu lurah, camat, ketua RT/RW, para tokoh masyarakat. Sementara pada kesempatan tersebut Dirjen Dukcapil didampingi Direktur Dafdukcapil Muhammad Farid beserta jajaran.

Pemantauan kamtibmas ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari arahan Mendagri Tito Karnavian, untuk memantau langsung kondisi keamanan, ketertiban masyarakat, layanan publik, dan memastikan implementasi 11 arahan Mendagri, termasuk penguatan Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan) di berbagai daerah, terutama setelah terjadi aksi unjuk rasa anarkis beberapa waktu lalu.
"Saya berterima kasih kepada warga dan memohon maaf barangkali mengganggu istirahat ibu-bapak semuanya. Kunjungan saya selain tugas dari Mendagri ini juga sekaligus arahan Bapak Presiden untuk menjaga kamtibmas utamanya pasca unjuk rasa anarkis di beberapa daerah termasuk Surabaya," tutur mantan Pj. Gubernur DKI Jakarta ini.
Dirjen Teguh mendorong pelaksanaan siskamling yang sudah bagus agar terus ditingkatkan kualitasnya. "Yang ikut siskamling jangan hanya yang sudah sepuh atau hanya sekuriti kampung, tapi bagaimana anak mudanya, anggota karang taruna atau elemen pemuda lainnya ikut nimbrung di hari Sabtu-Minggu demi keamanan bersama," katanya.
Ia tak lupa mengapresiasi Pemkot Surabaya yang menginisiasi "Kampung Pancasila" dalam membangun dan menjaga kerukunan serta keamanan lingkungan.

Kaitan dengan tugas Dukcapil, kendati pemantauan ini berkaitan dengan urusan kamtibmas, dalam kunjungannya Teguh juga memberikan perhatian khusus pada layanan Dukcapil di Jawa Timur dan inisiatif digitalisasi bantuan sosial berbasis data kependudukan, yang menjadi tugas pokoknya.
Ia pun tak lupa memantau implementasi sistem Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang akan menjadi kunci dalam mewujudkan sistem Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang lebih adaptif, transparan, dan akurat.
Lebih lanjut, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur bakal dipilih sebagai lokasi uji coba pertama di Indonesia untuk sistem yang berbasis data kependudukan dengan IKD sebagai Single Sign On (SSO). Implementasi dijadwalkan dari September hingga November 2025, dengan fase evaluasi pada akhir tahun. Dukcapil***

Komentar
Tidak ada komentar.
Kirim Komentar